Categories
Berita Polisi Surabaya Uncategorized

Pengedar di Surabaya Beli Senpi Lewat Online

Surabaya – Satresnarkoba Polrestabes Surabaya terus menyelidiki kasus kepemilikan senjata api (senpi) rakitan serta tiga pucuk airsoft gun yang disita, petugas juga sudah berkordinasi dengan Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk menggelar penyelidikan atas kepemilikan senjata itu.

Satu pucuk senpi serta tiga pucuk senjata jenis airsoft gun itu ditemukan petugas saat menggeledah rumah tersangka Robby Mujib alias Robert, 25, di Jalan Cisegarong, Desa Cemandi, Kecamatan Sedati Sidoarjo.

Dari hasil pemeriksaan terungkap, ternyata Robby mendapatkan senpi tersebut dari toko online shop (Olshop) di media sosial (medsos) Facebook. “Dengan keterangan itu, kami gandeng Reskrim untuk melakukan penyelidikan atas jual beli senjata itu. Sebab, katanya penjualannya cukup bebas,” kata Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian.

Sementara itu, Robby Mujib alias Robert mengaku selain untuk jaga diri, dia sengaja mengkoleksi senpi tersebut karena hobi dengan menembak. Hanya saja, saat ditanya terkait toko yang menyediakan barang tersebut, Robby mengaku lupa dan sudah lama tidak berkomunikasi. “Untuk jaga diri pak. Sudah lama saya belinya, lupa akun apa waktu itu,” aku dia.

Diketahui, para tersangka yang diamankan petugas ini memiliki peran dan tugas masing-masing. Selain menjadi kurir, sebagian dari mereka juga merangkap sebagai penjual. “Ada yang kurir, ada yang juga menjadi pengedar,” sahut alumni Akademi Kepolisian (Akpol), 2002 itu.

Saat disinggung berapa upah yang diperoleh masing-masing tersangka. Memo menyebut, upah yang diterima bervariasi, tergantung jarak serta berat barang yang dibawa. “Kisaran Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta, tergantung jarak dan banyak barang yang dikirimkan,” pungkasnya.

Baca juaga: Berita Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: radarsurabaya.jawapos.com

Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, KApolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *