Surabaya, Berita Polis – Lelaki 27 tahun warga Jalan Panjang Jiwo Lebar, Tenggilis Mejoyo, Surabaya ini, tercatat pernah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian celana dalam wanita.

Hal itu diungkapkan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran didampingi Kanit Jatanras Iptu Giadi Nugraha, saat merilis kasus tersebut di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (13/8).

“Kejahatan tersebut dilakukan pelaku sekitar 5 tahun silam di Sidoarjo. Untuk mengetahui kejiwaannya, kami akan melakukan pemeriksaan dengan psikiater,” sebut Sudamiran.

Saat ditanya apakah ada kebiaasan pelaku yang menjurus kepada perbuatan asusila? Sudamiran mengaku masih akan mendalami.
“Itu yang masih akan kami dalami. Kalau melihat dari kasus pencurian CD (celana dalam) perempuan, dari logika akal tentunya ada dugaan kelainan. Nanti dokter akan memeriksaanya,” jelasnya.

Sementara dalam pemeriksaan, tersangka Fauzi memang sudah memiliki niat untuk melakukan perbuatan (asusila) kepada penumpangnya. Ia membelokkan rute penumpanganya bukan pada rute tujuan, yakni dari Bungurasih menujuh Dukuh Kupang. “Jadi, pelaku ini memang sudah ada niat melakukan itu (pelecehan seksual). Tapi ngakunya hanya khilaf,” pungkasnya.

Dari penangkapan Fauzi, polisi menyita barang bukti sebuah handphone yang digunakan untuk menerima order ojek online, sebuah jaket warna hitam, dua buah helm, sebuah sepeda motor Yamaha Mio Soul nopol W 3415 YA warna merah berikut STNK-nya.
Sumber: realita.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here