Gedung Polrestabes Surabaya Menyimpan Sejarah Besar Perjuangan Polisi Istimewa

0
16

BeritaPolisi.Net, Surabaya – Hoofdbureau van Politie te Soerabaia, atau yang lebih dikenal sebagai Hobiro atau Markas Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya. Sejak diresmikan oleh Kapolri Jendral Badrodin Haiti 10 Oktober 2015 silam sebagai museum Hidup Polrestabes Surabaya. Hingga kini pesonanya masih tetap memikat para wisatawan, baik mancanegara maupun wisatawan Lokal.

Seperti pada pagi ini, Selasa 19 November 2019. Museum Hoofdbureau / Polrestabes Surabaya menjadi destinasi wisata Heritage dari rombongan Surabaya Heritage Track of House of Sampoerna. Dengan disambut oleh sejumlah Pejabat Utama Polrestabes Surabaya, rombongan tersebut masuk dan berkeliling di area museum hidup tersebut yang juga menjadi lobby utama dan Kantor Kapolrestabes Surabaya hingga saat ini.

Dengan dipandu oleh beberapa anggota Polrestabes Surabaya salah satunya adalah anggota Satlantas Polrestabes Surabaya yang istimewa dan sangat ikonik dengan sebutan Bang Jarwo alias Pak Firman. Para pengunjung diajak berkeliling dan diperkenalkan dengan sejarah Kepolisian dimasa kemerdekaan. Ruangan demi ruangan diperkenalkan dengan berbagai isi koleksi yang berada pada ruangan tersebut.

Masing-masing barang yang tersimpan disana memiliki catatan sejarah panjang dalam perjalanan Polisi Indonesia. Mulai dari Lonceng yang berdiri gagah menyambut para tamu di ruang lobby, hingga dokumen² bersejarah diruangan M Yasin.

Perjalanan panjang tersimpan pada gedung Mapolrestabes Surabaya, berdasarkan catatan sejarah gedung tersebut dibangun tahun 1809, untuk kantor bisnis VOC. Hoofdbureau van Politie te Surabaia bermakna sebagai Biro Besar Polisi Surabaya. Istilah Hoofdbureau sendiri baru dikenal secara umum pada kisaran tahun 1928. Dan gedung ini menjadi gedung pertama yang dimiliki oleh Polisi Surabaya.

Sebelum dibuka untuk umum dan dijadikan museum, banyak barang-barang bersejarah peninggalan masa lalu tersimpan digudang bahkan ada yang tersimpan diatas atap gedung.

Hingga tahun 2015, ketika Kapolrestabes Surabaya saat itu Kombes Pol Yan Fitri Halimansyah “menemukannya”. “Gedung ini atau kantor ini mengandung peristiwa besar menurut sejarah Polisi Indonesia.” ujarnya ketika itu.

Sehingga melalui proses yang panjang akhirnya ide untuk mendirikan museum yang mampu menceritakan tentang perjalanan sejarah Polisi Indonesia bisa terlaksana. Dan hingga kini museum ini tetap hidup dan terbuka untuk umum, siapapun boleh mengunjunginya.

Terima kasih Meneer Yan Fitri…. Berkat tangan dinginmu Hoofdbureau van Politie hingga kini tetap berdiri dan mengedukasi para generasi Millennial tentang sejarah Polisi Indonesia…

Arek Suroboyo gak mbois rek… Nek durung tau melbu museum Hoofdbureau….!!!

Baca Juga berita Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here