Ini Dasar Polrestabes Surabaya Tembak Mati Dua Bandar Sabu

0
12

Surabaya – Sebelum diputuskan untuk menembak mati dua bandar, SA (26), dan TGW (34), sebenarnya anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya sudah beberapa kali mengingatkan kedunya untuk mengikuti arahan petugas. Namun sebaliknya mereka melawan dan mencoba kabur.

Seperti dijelaskan Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho bila sejak ditangkap di Riau, keduanya sudah tidak kooperatif saat memberikan keterangan. Keduanya sempat menyebut nama N, sebagai pengedar di bawahnya untuk kawasan Surabaya dan sekiatanya . Namun, hal tersebut ternyata dijadikan jalan mereka untuk berusaha melarikan diri.

Sebab, ketika dikeler untuk menunjukan N di kawasan Sukomanunggal, keduanya berontak dan berusaha kabur. Tembakan peringatan ke udara pun tidak digubris oleh kedua tersangka.

“Meski dengan penjagaan ketat, mereka juga nekat menyerang petugas. Dinilai membahayakan keselamatan jiwa, dilakukan diskresi kepolisian dengan melakukan tindakan tegas terukur,” tegas Sandi, ditemui di kamar jenazah RSUD Dr Soetomo, Senin (2/12).

Disisi lain, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho juga menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita bekerjasama dan sama – sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo, dengan begitu dunianya kita dapat dan akhiratnya kita dapatkan,”ujar Kombes Pol. Sandi Nugroho. 

Baca juga berita Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: memorandum.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here