– Selasa, 24 Oktober 2017

Jakarta – Massa pengunjuk rasa sudah menyerbu depan Gedung DPR, Senayan Jakarta. Mereka datang untuk mendesak DPR agar menolak Perppu Ormas ditolak. Rapat paripurna DPR itu sendiri dimulai pukul 09.00 WIB.

Polisi sudah menyiapkan diri dengan barisannya, termasuk pasukan Asmaul Husna. Untuk pengamanan ini polisi didukung oleh TNI.

Penjagaan yang ketat tersebut dimaksudkan untuk menghindari terjadinya kemungkinan demo berakhir rusuh. Berdasarkan pantauan, personel aparat sudah terlihat sekitar pukul 08.18 WIB, Selasa (24/10/2017).

Petugas terlihat sibuk melakukan persiapan pengamanan disertai dengan penjagaan kendaraan taktis dan water cannon. Aparat gabungan itu berasal dari Polsek Tanah Abang, Polres Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, pasukan Brimob Kelapa Dua dan Brimob Nusantara dari beberapa daerah.

Pasukan yang diterjunkan ini digunakan untuk mengantisipasi 5.000-10.000 massa pendemo yang diperkirakan akan hadir di sekitar Gedung MPR/DPR. Kawat berduri juga sudah dipasang di depan masing-masing pagar gedung yang berada di Jalan Gatot Sudirman. Selain itu, perisai dan tongkat untuk menghalau massa juga sudah disiapkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here