Di Apartemen graha utama Puspa Agro jl.sawunggalaing no.177-183 Ds.Jemundo Kec.Taman Kab.Sidoarjo dilaksanakan Community meeting terkait keberadaan refugee/pengungsi pemegang sertifikat UNHCR yg diselenggarakan oleh IOM (International Organization for Migrant) Cab.Surabaya.

Adapun yang hadir dalam kegiatan yaitu Kepala Rudenim Surabaya, Ibu Taty Sufiani beserta staf, Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Pasma Royce, S.I.K, M, Dinsos Propinsi Jatim, UNHCR Perwakilan Jakarta, IOM Cab.Surabaya beserta staf, PJU Polres Sidoarjo, Camat Taman, Kapolsek Taman Polres Sidoarjo, Danramil Taman, Kades Jemundo, Pengelola Aparna puspa agro dan perwakilan Refugee/pengungsi sebanyak -+ 50 org dr berbagai negara yg ditampung di Aparna Puspa Agro.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolresta Sidoarjo menyampaikan bahwa semakin lama para pengungsi berada di pengungsian akan timbul permasalahan, sehingga diharapkan pihak UNHCR dan IOM mengkomunikasikan sejauh mana perkembangan penempatan refugee dinegara ketiga. Agar Kapolsek dan Danramil Taman ikut mengawasi dan memantau dengan mengedepankan Bhabinkamtibmas dan Babinsa guna mencegah gangguan kamtibmas yg ditimbulkan refugee.

Dari pihak Rudenim menyampaikan sangat memahami perasaan para refugee namun tetap harus mentaati aturan di Indonesia, sudah resiko dampak plus dan minus meninggalkan negara asal agar senantiasa berdoa dan bersabar menunggu negara ketiga yang mau menerima, apabila sudah bosan, silahkan boleh kembali kepada keluarga di negara asal. Menyarankan bagi refugee yg mempunyai keahlian untuk memfasilitasi sehingga dapat mengurangi aktifitas keluar dan mempunyai ketrampilan di negara ketiga.

Terkait dengan situasi kamtibmas sudah dimonitor oleh pihak Kepolisian dan instansi terkait, sehingga apabila refugee melakukan pelanggaran akan ditindak sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here