IMG-20170519-WA005
Sidoarjo,PROMOTER.NEWS – Satreskrim Polresta Sidoarjo menggerebek empat rumah home industri garam tak berijin di Desa Wonokasian, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, Kamis (18/05). Hasilnya, empat tersangka berhasil diamankan.

Empat pengusaha garam konsumsi  itu yakni, Imam (39thn) dan Subagiyo (41thn) warga Dusun Ngemplak, Desa Wonokasian, Moch Khamdan (43thn) dan Siti Khoirotin  warga Dusun Kasian RT.06 RW.02 , Desa Wonokasian, kabupaten Sidoarjo.
IMG-20170519-WA010
Produksi garam tersebut diduga melakukan produksi pangan olahan untuk diperdagangkan namun tidak Menerapkan cara pengolahan pangan dengan benar yang sesuai aturan “KEGIATAN USAHA PRODUKSI DAN PERDAGANGAN PANGAN” dan tidak memiliki ijin edar terhadap usaha pangan olahan yang diperdagangkan nya.
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris mengatakan, penggerebekan empat home industri garam tersebut berawal dari laporan masyarakat bahwa, di Desa Wonokasian banyak home industri garam yang tidak memiliki ijin edar dan tidak sesuai  SNI. “Setelah kami tindak lanjuti laporan tersebut, ternyata benar terdapat empat home industri yang tidak memiliki ijin serta tidak bersertifikat SNI bahkan memiliki kadar yodium yang kurang atau diragukan,” jelas Harris, Jum’at (19/05/2017) saat prees release di halaman Satreskrim.‎

Ia menambahkan, dari keempat home industri tersebut, para pemilik menjalankan usahanya sudah bertahun-tahun. Hasil produksinya, dipasarkan  diberbagai kota di Jawa Timur  Seperti Mojokerto,Jombang,Probolinggo, Jombang, Trenggalek, Nganjuk ,Madiun dan Kota lainnya.”Ada yang sudah dua tahun, tiga tahun dan empat tahun,” tambahnya.
Keempat pelaku usaha tersebut mendapat omset yang berbeda-beda pertahun nya, untuk Subagiyo beromset sekitar Rp.1.080.000.000 per tahun, Imam Rp.680.400.000 per tahun,Moch Khamdan Rp.1.680.000.000 per tahun dan untuk Siti Khoirotin Rp.30.240.000 per tahun‎

Hasil produksi garam Halus dan garam Kotak yang di kemas dengan plastik tersebut diproduksi dari bhan baku Garam brosok berasal dari wilayah Madura dan Bedowo kabupaten gresik
Sementara ,dari keempat pelaku barang bukti yang ikut diamankan yakni Ratusan gram Garam Kotak dan Halus merek Gunting, Segitiga H, wayang, Duren, Nakhoda kapal, Kepal tangan, Daun kudu dan Bintang sarjana serta peralatan berupa empat set mesin selep penghalus garam, 8 cetakan garam, empat buah timbangan, 12 oven, puluhan ton garam siap edar dan barang bukti lainnya.‎
“Keempat Tersangka dijerat dengan pasal 134 dan 142 tentang pangan serta pasal 113 dan 120 tentang perdagangan dan perinduatrian dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara atau denda paling banyak 3 Milyard ” pungkasnya. [adr]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here