Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal

KEPUTUSAN DAN PENENTUAN NASIB TERSANGKA, DITENTUKAN LEWAT GELAR PERKARA

Beritapolisi.net – (Sabtu, 18/01/2020) Dalam menentukan seorang calon tersangka dapat dilakukan penahanan, Penyidik Satresnarkoba Polrestabes Surabaya perlu melaksanakan pemeriksaan terlebih dahulu terhadap calon tersangka untuk menemukan fakta melalui keterangan para saksi di lapangan dan hasil pemeriksaan terhadap calon tersangka.

Hasil tersebutlah yang pada nantinya akan dipaparkan kepada para Penyidik Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dalam acara gelar perkara.

Gelar Perkara adalah suatu Kegiatan pembuatan keputusan meliputi pengindentifikasian masalah, pencarian alternatif penyelesaian masalah, evaluasi daripada alternatif-alternatif tersebut, dan pemilihan alternatif keputusan yang terbaik. Seorang penyidik bertugas untuk meyakinkan para peserta dan pemimpin gelar perkara, yang dalam hal ini adalah Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya atau wakilnya, bahwa calon tersangka ini bersalah melalui bukti-bukti dan fakta yang di dapat saat pemeriksaan.

Setelah proses gelar perkara ditentukan, Penyidik akan mengambil tindakan untuk melanjutkan proses penanganan perkara ke tahan selanjutnya. Apakah akan dilakukan penahanan terhadap tersangka tersebut, memulangkannya karena terbukti tidak bersalah/ terlibat tindak pidana, atau proses rehabilitasi.

Selain itu proses gelar perkara juga dilakukan kembali saat berkas perkara seorang tersangka telah selesai. Dalam gelar tersebut penyidik akan memaparkan dokumen-dokumen serta membedah isi berkas perkara apakah sudah memiliki payung hukum yang kuat untuk menjerat sang tersangka.

Dan proses gelar perkara yang terakhir adalah pada saat berkas perkara sudah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (P21). Penyidik dapat memaparkan kepada pemimpin gelar perkara dan peserta lainnya, hasil koordinasi dengan pihak kejaksaan terkait Pengiriman Tersangka berikut barang buktinya ke Kejaksaan untuk proses pelimpahan kasus.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen Masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo, Dengan begitu dunianya kita dapat dan akhiratnya kita dapatkan,” ujar Kombes Pol Sandi Nugroho, Kapolrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.Skt.10

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal Uncategorized

GELAR PERKARA DILAKSANAKAN UNTUK TENTUKAN NASIB TERSANGKA PELAKU PENYALAHGUNA NARKOBA

Beritapolisi.net – (Kamis, 16/01/2020) Dalam menentukan seorang calon tersangka dapat dilakukan penahanan, Penyidik Satresnarkoba Polrestabes Surabaya perlu melaksanakan pemeriksaan terlebih dahulu terhadap calon tersangka untuk menemukan fakta melalui keterangan para saksi di lapangan dan hasil pemeriksaan terhadap calon tersangka.

Hasil tersebutlah yang pada nantinya akan dipaparkan kepada para Penyidik Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dalam acara gelar perkara.

Gelar Perkara adalah suatu Kegiatan pembuatan keputusan meliputi pengindentifikasian masalah, pencarian alternatif penyelesaian masalah, evaluasi daripada alternatif-alternatif tersebut, dan pemilihan alternatif keputusan yang terbaik. Seorang penyidik bertugas untuk meyakinkan para peserta dan pemimpin gelar perkara, yang dalam hal ini adalah Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya atau wakilnya, bahwa calon tersangka ini bersalah melalui bukti-bukti dan fakta yang di dapat saat pemeriksaan.

Setelah proses gelar perkara ditentukan, Penyidik akan mengambil tindakan untuk melanjutkan proses penanganan perkara ke tahan selanjutnya. Apakah akan dilakukan penahanan terhadap tersangka tersebut, memulangkannya karena terbukti tidak bersalah/ terlibat tindak pidana, atau proses rehabilitasi.

Selain itu proses gelar perkara juga dilakukan kembali saat berkas perkara seorang tersangka telah selesai. Dalam gelar tersebut penyidik akan memaparkan dokumen-dokumen serta membedah isi berkas perkara apakah sudah memiliki payung hukum yang kuat untuk menjerat sang tersangka.

Dan proses gelar perkara yang terakhir adalah pada saat berkas perkara sudah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (P21). Penyidik dapat memaparkan kepada pemimpin gelar perkara dan peserta lainnya, hasil koordinasi dengan pihak kejaksaan terkait Pengiriman Tersangka berikut barang buktinya ke Kejaksaan untuk proses pelimpahan kasus.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen Masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo, Dengan begitu dunianya kita dapat dan akhiratnya kita dapatkan,” ujar Kombes Pol Sandi Nugroho, Kapolrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.Skt.10

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal Uncategorized

POLDA JATIM AKAN TERUS PERANGI NARKOBA, BERANTAS HINGGA CABUT HINGGA AKARNYA

Beritapolisi.net – (Rabu, 15/01/2020) Hari ini bertempat di ruang Press convrence Humas Polda Jawa Timur, Ditresnarkoba Polda Jatim bersama Polrestabes Surabaya dan Polres Pasuruan melaksanakan Press Release hasil ungkap kasus menonjol dan perolehan kasus selama periode akhir bulan desember 2019 hingga bulan Januari 2020.

Polrestabes Surabaya sendiri telah berhasil mengungkap 28 kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan psikotropika dengan jumlah tersangka 41 orang yang terdiri dari 37 laki-laki dan 4 perempuan.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diperoleh adalah 1.959,5 gram sabu; 936 butir pil ekstasi; 1.515 butir pil happy five dan 28 butir pil xanax.

Dari ke 28 kasus tersebut terdapat satu tersangka yang harus dilumpuhkan dengan timah panas karena megancam keselamatan petugas pada saat melakukan penangkapan.

Kabid Humas Polda jawa timur secara langsung menyampaikan pesan dari Kapolda Jawa timur bahwa kepolisian daerah jawa timur akan terus memberantas peredaran gelap narkoba hingga ke akar-akarnya, tanpa ampun dan tanpa kenal lelah.Skt.10