Categories
Berita Polisi Surabaya Uncategorized

Kapolrestabes Surabaya Pimpin Upacara Pelantikan Jabatan Kasat Sabhara dan Serah Terima Jabata Kasat Tahti

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. pimpin Upacara Pelantikan Jabatan Kasat Sabhara dan Serah Terima Kasat Tahti. Bertempat di Ruang M. Jasin Polrestabes Surabaya dilaksanakan pada pukul 10.00 Wib, Jum’at (17/01/2020).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. didampingi Pejabat Utama Polrestabes Surabaya, Kapolsek Jajaran dan Ketua Bhayangkari serta segenap pengurus Bhayangkari Cabang Kota Besar Surabaya.

Jabatan Kasat Sabhara Polrestabes Surabaya yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Oki Ahadian Purwono, S.I.K., M.H. yang telah dimutasikan ke Ditreskrimum Polda Jatim, kini dijabat oleh AKBP Herman Priyanto, S.I.K. yang sebelumnya menjabat sebagai Pama Polda Jatim.

Pejabat selanjutnya yang melaksanakan serah terima jabatan sebagai Kasat Tahti Polrestabes Surabaya yakni Kompol Drs. I Wayan Purwa yang kini dimutaskan sebagai Kasijemenopsrek Subditkamsel Ditlantas Polda Jatim digantikan oleh AKP Agung Widyoko, S.Sos. yang sebelumnya menjabat sebagai Kaurbinopsnal Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan serah terima jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa sebagai salah satu dinamikan operasional Institusi Kepolisisan. Jabatan merupakan amanah yang diberikan Pimpinan Polri untuk dipergunakan sebagaimana mestinya dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kepada Kompol I Wayan Purwa kami sampaikan terima kasih atas dedikasi dan sumbangsinya selama menjabat sebagai Kasat Tahti di Polrestabes Surabaya dan semoga sukses di tempat yang baru dan selamat datang bagi pejabat yang baru di Polrestabes Surabaya, serta cepat menyesuaikan dengan lingkungan di Kota Surabaya”.

Untuk Pejabat yang baru, di Polrestabes Surabaya sudah tersedia aplikasi Jogo Suroboyo, oleh karena itu dalam hal ini Kasat Sabhara, AKBP Herman Priyanto untuk mempelajari aplikasi tersebut dan lebih mensosialisasikan kepada masyarakat akan inovasi Polrestabes Surabaya terhadap pelayanan masyarakat,” pesan Kapolrestabes Surabaya. (humas)

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal

2 Pria Mundar Mandir Mencurigakan, 1 Ditangkap Polisi

Surabaya – Seorang pria berinisial NR (36), warga Jalan Sidonipah Surabaya ditangkap anggota Polsek Simokerto Polrestabes Surabaya saat berada di Jalan Sidorame Surabaya.

Nur diamankan, Senin (13/1/2020) sekira pukul 15.30 WIB, oleh anggota Reskrim Polsek Simokerto Polrestabes Surabaya karena diketahui memiliki Narkotika jenis sabu-sabu.

Ipda Sutrisno, Kanit Reskrim Polsek Simokerto Polrestabes Surabaya, memakili Kompol Muljono Kapolsek, menerangkan, jika penangkapan pelaku ini berawal setelah anggota mendapat informasi dari masyarakat jika dilokasi sering terjadi kejahatan jalanan.

Kemudian anggota melakukan undercover penyelidikan selama dua hari, didapati beberapa pria terlihat kerap mondar-mandir.

“Dua orang laki-laki itu mondar-mandir mencurigakan, setelah dilakukan penggeledahan, salah satunya melarikan diri dan yang satu tertangkap,” sebut Sutrisno, Jum’at (17/1/2020).

Dari pria yang tertngkap itu, ketika digeledah, ditanganya kedapatan membawa 1 poket kecil diduga narkotika jenis sabu.

Dalam introgasi awal, pelaku mengakui jika barang berupa sabu itu baru beli dari seorang di daerah Wonosari, Semampir Surabaya dengan sistim ranjau.

Dia juga mengatakan jika nantinya sabu yang dibelinya akan dipakai dengan rekannya yang berhasil kabur dan kini dalam pengejaran Polisi.

Kini pelaku beserta barang bukti sabu seberat 0,35 gram diamankan di Mapolsek Simokerto Polrestabes Surabaya guna proses hukum lebih lanjut.

Atas ulahnya pelaku itu, Polisi akan menjerat dengan Pasal 112 Undang Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca juga: Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: jatimnow.com

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal Uncategorized

Camera CCTV e-TLE Surabaya Bisa Tembus Kaca Gelap

Surabaya – Warga Surabaya dan Sidoarjo yang mendapatkan surat verifikasi electronic traffic law enforcement (e-TLE) mendatangi Siola kemarin. Mereka rata-rata menanyakan mengapa bisa ditilang. Mereka juga bertanya di mana letak kesalahannya saat berkendara di jalan-jalan protokol.

Seharian kemarin ada 24 pengendara yang datang. Satu per satu mengeluh karena tak tahu pelanggaran yang dilakukannya. Petugas pun melayani satu per satu keluhan pelanggan tersebut.

Hanna Silia salah satunya. Warga Dukuh Setro I Tengah itu mengaku tidak memahami pelanggaran yang dilakukannya. ”Pak, saya datang ke sini salahnya apa ya, Pak,” ucapnya kemarin.

Dia pun tampak terheran-heran. Bripda Hariawan, petugas yang berjaga, tampak santai menjelaskan. Polisi itu menjelaskan pelanggaran melalui layar LCD. Hanna diminta untuk melihat layar komputer tersebut. ”Itu Bu, enggak pakai sabuk pengaman,” ucapnya.

Hasil bidikan kamera CCTV itu membuat Hanna hanya tersenyum. Dia pun mengungkapkan keterkejutannya. Bagi dia, kaca mobilnya dirasa cukup gelap. Dia tak menyangka bisa terbidik dalam pelanggaran lalu lintas. ”Oo iya, Pak. Keren ya bisa tembus. Padahal, kacanya saya pikir sudah gelap,” ucapnya.

Keadaan serupa dialami Handy Setiawan. Warga Rungkut Asri Timur itu juga terkejut dengan surat verifikasi tilang yang diterima di rumah. ”Gimana enggak kaget. Pagi-pagi Pak Pos datang. Kebetulan saya baru mau berangkat kerja,” ucapnya.

Dia pun menanyakan hal itu kepada petugas e-TLE. ”Sesuk enggak tak baleni, slamet iki mek uji coba,” terangnya setelah memverifikasi surat tilang e-TLE.

Pada bagian lain, KBO Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Moch. Suud mengatakan, kamera yang terpasang di 25 titik itu sangat canggih. Saking canggihnya, kamera CCTV itu mampu menembus kaca mobil pada kondisi gelap.

Setiap CCTV mempunyai teknologi inframerah. Karena itu, kamera tersebut mampu menembus kaca pada kondisi gelap. ”Bahaya ini. Tiba-tiba terdeteksi, siapa pun bisa kena,” ucapnya.

Polisi dengan tiga balok di pundak itu mengungkapkan, selain kamera yang bisa menembus kaca, beberapa kamera bisa mengukur kecepatan. Nah, batas kecepatan yang diperbolehkan di jalan protokol Surabaya maksimal 60 km per jam. Lebih dari itu, otomatis CCTV akan mendeteksi adanya pelanggaran. Di situlah peran operator tilang Polda Jatim.

Pada bagian lain, Kasubdit Gakkum AKBP Aditiya Panji Anom menambahkan, saat ini semua pelanggar yang terdeteksi masih diampuni. Namun, saat peresmian penetapan tilang besok (16/1/20), pelanggar bakal benar-benar ditilang.

Baca juga: Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: jawapos.com

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho

Categories
Berita Polisi Surabaya Uncategorized

Hujan Lebat Disertai Petir, Pukul 17.20 Surabaya Terendam Banjir, Pukul 19.30 Surut

Surabaya – Hujan lebat disertai petir terjadi di Surabaya Rabu (15/1) sore. Akibatnya, beberapa jalan di Surabaya pada pukul 17.20 terendam air. Genangan itu membuat mesin kendaraan mogok. Beberapa ruas jalan juga ditutup sementara. Namun, pada pukul 19.30, air mulai surut.

Di wilayah barat, air merendam ruas Jalan Mayjen Sungkono, Darmo Park, Manukan, dan Lontar. Di selatan Jalan Wonobayu, Indragiri, Hayam Wuruk, dan Ketintang juga terendam. Di wilayah timur genangan terjadi di Jalan Pucang, Kendangsari. Kedalaman air yang menggenangi jalan bervariasi.

Genangan tersebut membuat pemkot menutup beberapa ruas jalan. Dari aplikasi transportasi milik pemkot, pukul 18.30 jalan yang ditutup, antara lain, Jalan Ciliwung, Hayam Wuruk, sebagian Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Graha Bukit Darmo, dan Raya Manukan Kulon Kanitlantas Polsek Dukuh Pakis Ipda Maryadi mengatakan bahwa titik yang paling parah adalah kawasan Jalan Mayjen Sungkono dan Darmo Park II. Ketinggian air di sisi selatan jalan sampai seperut orang dewasa. Akibatnya, banyak kendaraan roda dua yang mogok. Sebagian lagi terpaksa menepi ke tempat yang lebih tinggi.

Selain itu, titik lainnya adalah Jalan HR Muhammad, mulai depan Merlion School ke timur hingga depan Vasa Hotel. Banjir di sana memang hanya setinggi lutut. Namun, arusnya yang kencang membahayakan warga, terutama pengendara sepeda motor. Karena itu, untuk mengantisipasi kendaraan atau warga terseret arus, petugas gabungan dari kepolisian, satpol PP, linmas, dan satgas lainnya terjun ke titik yang aliran airnya deras. Selain itu, ada belasan petugas lalu lintas yang membantu mengarahkan pengendara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. ”Ya, kita antisipasi saja dulu. Tapi untuk sementara, Dukuh Pakis dan sekitarnya aman,” kata Maryadi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya Eddy Christianto mengatakan, tinggi genangan di beberapa titik lokasi berkisar 10–20 sentimeter. Namun, untuk kawasan Mayjen Sungkono, tepatnya di salah satu area kompleks swalayan, tinggi genangan setara dengan tinggi sepeda motor.

”Tinggi jalan di area kompleks swalayan memang lebih rendah 1 meter dengan Jalan Mayjen Sungkono. Air masuk kompleks,” katanya. Namun, persoalannya bukan hanya soal tinggi jalan. Salah satu penyebab utamanya adalah pintu air di sekitar kompleks terlambat dibuka oleh petugas. Akibatnya, laju air tersendat. Padahal, aliran air di Jalan Mayjen Sungkono lancar.

Pihaknya bersama petugas langsung membuka pintu air itu dan perlahan banjir mulai surut. Termasuk mengevakuasi kendaraan bermotor yang terjebak. Eddy menyatakan, hari ini dirinya meminta camat setempat segera menghubungi pengelola agar mengerahkan petugas untuk berjaga di pintu air dan membersihkan sampah di sekitar halaman parkir. ”Biar tidak terlambat. Ini juga di area saluran banyak sampah. Ada kayu, styrofom, dan sebagainya,” katanya.

Prakirawan BMKG Tanjung Perak Adi Hermanto mengatakan, hujan deras menyelimuti Surabaya. Kemarin sore (15/1) intensitas hujan mencapai 2,5 milimeter dalam waktu tiga jam. Kemudian, kecepatan angin mencapai 25 kilometer/jam.

Namun, kondisi tersebut terjadi di wilayah pesisir pantai. Untuk kondisi cuaca di pusat Kota Surabaya, pihaknya belum bisa memastikan. ”Kondisi ini masih berhubungan dengan prediksi cuaca ekstrem yang terjadi pada Kamis (9/1) hingga Sabtu lalu (11/1),” kata Adi.

Kondisi tersebut akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Cuaca ekstrem mendominasi wilayah daratan. Terutama pesisir pantai. Di laut, saat ini kondisinya mulai kembali normal.

Baca juga: Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: Jawapos.com

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal

Polrestabes Surabaya: 10,8 Kg Sabu Siap Edar, Berhasil Diamankan Poda Jatim

Surabaya – Surabaya dan sekitarnya masih menjadi jalur penting bagi peredaran narkotika jenis sabu-sabu (SS). Hal itu makin terkuak dengan penggagalan pengiriman SS seberat 10,8 kilogram oleh Ditresnarkoba Polda Jatim. Petugas menemukan jejak kurir barang haram yang akan dikirimkan ke berbagai wilayah di Jatim itu.

Penangkapan tersebut dilakukan di Juanda, Sidoarjo, Kamis (2/1). Polisi membekuk Dio Anggriawan Soebandi yang berperan sebagai kurir. Keberhasilan itu merupakan pengembangan dari jaringan pengedar yang sudah menjadi tahanan Polrestabes Surabaya Jejak Dio hampir saja lolos. Dia tak terpantau tim Polda Jatim. ”Hampir saja lolos. Untungnya, ini satu jaringan dengan tangkapan rekan-rekan Polrestabes Surabaya,” ujar Wadir Resnarkoba Polda Jatim AKBP Nasriadi kemarin.

Sebelum sampai Surabaya, paket serbuk haram itu telah melintasi tiga negara melalui jalur laut. Yakni, dari Myanmar, Malaysia, lalu masuk ke Indonesia melalui Pontianak. Baru kemudian, barang tersebut sampai di Surabaya.

Polda mengembangkan satu per satu jaringan tangkapan Polrestabes Surabaya. Banyak kemiripan dari penangkapan itu. Barang yang dibawa hampir sama. Yakni, berbungkus teh asal Tiongkok. Bahkan, produk tersebut sama persis dengan yang dibawa pelaku lain yang dibekuk satuan polres jajaran di Jatim.

Berdasar hasil pengembangan penyidikan, pangsa pasarnya cukup luas di Jatim. Antara lain, beberapa daerah di Pulau Madura, Mojokerto, Malang, Kediri, Sidoarjo, dan Jombang. Nah, rencananya, setelah dibawa Dio, barang haram itu diambil orang lain.

”Kami masih kejar pelaku lainnya. Sebab, setelah kami tangkap, mereka tak lagi menghubungi. Sementara itu, identitas pemesan masih kelabu,” ucap perwira dengan dua melati di pundak tersebut.

Dia mengungkapkan, barang tersebut dikirim dengan sistem ranjau. Namun, barang itu tidak hanya diletakkan dalam tas, tetapi jadi satu paket dengan mobil. Nah, mobil tersebut terparkir di tempat yang telah ditentukan. Saat ditangkap, Dio berada di Juanda. ”Kecurigaan kami yang akan mengambil ini adalah rekan Dio, yang membantu menyeberangkan juga. Dia kembali sesuai jadwal pengiriman. Kami masih lacak,” jelasnya.

Mantan Kapolres Sukabumi tersebut menyatakan, setiap serbuk setan itu dibungkus rapi dalam satu plastik. Setiap plastik berisi 1 kilogram sabu-sabu. Paket tersebut masih ada dalam tas yang masing-masing berisi satu bungkus.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa tangkapan tersebut merupakan pengembangan dari komunikasi para pelaku yang telah ditembak mati. Truno menuturkan, sejumlah pasar sudah terdeteksi dari nomor handphone pelaku. Polanya sama. Hanya, barang yang dikirim tersebut dipisah melalui jalur laut. ”Yang ditembak mati itu satu bandar besar. Jaringan yang berbeda ini punya satu tujuan, yakni Madura dan Mojokerto,” ucapnya.

Pada bagian lain, Kasubdit III Ditreskoba Polda Jatim AKBP Aditya Puji mengatakan bahwa pelaku dijanjikan upah ratusan juta rupiah asalkan barang tersebut bisa sampai Surabaya. Nah, di Surabaya, ada pelaku lain yang bakal mengambil barang haram tersebut. ”Dana itu termasuk dengan akomodasinya,” katanya.

Di bagian lain, Polrestabes Surabaya juga kembali menangkap salah satu pengedar SS. Polisi membekuk Oei Wahyudi alias Yong Lie. Barang bukti dari pria 43 tahun tersebut bukan hanya narkoba. Warga Gang V, Jalan Undaan Wetan, itu juga membawa senjata api (senpi) jenis airsoft gun berikut enam amunisinya. Kasusnya kini sedang dikembangkan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian menjelaskan, penangkapan terhadap pemilik konter HP itu dilakukan pada Senin (13/1). Oei yang sudah dipantau sekitar tiga pekan terdeteksi bakal melakukan transaksi. ’’Informasi yang kami dapat, dia pengedar,’’ tuturnya.

Oei, kata dia, terpantau keluar dari tempat kosnya di Jalan Siwalankerto Selatan sekitar pukul 15.00. Dia mengendarai motor ke Jalan Raya Taman. Dugaan petugas tidak meleset. Oei terlihat mengambil bungkusan di sekitar pabrik kopi. Barang itu lantas dibawa ke kos.

Memo mengungkapkan, penangkapan tersebut dilakukan tidak lama setelah tersangka datang. Diketahui, bungkusan yang baru saja diambilnya berisi 15 gram SS. ’’Waktu disergap, yang bersangkutan sempat mengeluarkan airsoft gun,” ujarnya.

Beruntung, pihaknya lebih sigap. Oei belum sempat menggunakannya untuk menyerang. Menurut dia, dalam penangkapan itu, juga diamankan sejumlah barang bukti lain. Mulai pipet kaca, bong, sampai timbangan elektrik.

Lulusan Akpol 2002 tersebut menyatakan, pihaknya masih berusaha menelusuri jaringan tersangka. Dalam pemeriksaan, Oei mengaku bahwa narkoba yang dikuasainya didapat dari seorang narapidana (napi). Napi itu, kata dia, mendekam di Lapas Kelas I Surabaya. ’’Masih ditelusuri kepastiannya,’’ tutur polisi dengan dua melati di pundak tersebut.

Memo menjelaskan, pengembangan perkaranya tidak hanya difokuskan pada pencarian terhadap bandar. Jajarannya juga berkoordinasi dengan satreskrim. Tujuannya, memburu penjual airsoft gun yang dimiliki tersangka. ’’Bilangnya dapat dari teman,’’ ungkapnya. Memo memastikan tersangka tidak memiliki izin untuk menguasai airsoft gun tersebut.

Baca juga: Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya
Sumber: jawapos.com
Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho

Categories
Berita Polisi Surabaya Uncategorized

Wakapolres Himbau anggota jauhi narkoba

Beritapolisi.net – Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Agus Sudaryatno, S.I.K.,M.H. memimpin apel Pagi di Lapangan B Mapolrestabes Surabaya, Jum’at (17/1/2020).

Apel yang merupakan jam pimpinan tersebut dihadiri Pejabat Utama (PJU), Perwira, Bintara dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polrestabes Surabaya.

Dalam apel tersebut Wakapolrestabes Surabaya mengingatkan bahwa ETLE telah berlaku dan diharapkan anggota Polrestabes Surabaya agar mentaati aturan yang berlaku. Beliau juga menghimbau agar anggotanya tidak bermain-main dengan narkoba.

Disamping itu, AKBP Agus Sudaryatno, S.I.K.,M.H. menyampaikan rencana agenda Polrestabes Surabaya, pada hari minggu besok akan ada kerja bakti bersama bonek di wilayah Rungkut.

Categories
Berita Polisi Surabaya

Program E-Tilang, Anggota Polri Harus Menjadi Contoh Bagi Masyarakat

Beritapolisi.net – Bertempat di Lapangan B Polrestabes Surabaya ,AKBP Agus Sudaryatno, S.I.K,M.H Wakapolrestabes Surabaya memimpin apel pagi(16/01/2020).

Wakapolrestabes Surabaya menyampaikan permintaan maaf Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho,S.I.K,SH,M.Hum kepada seluruh anggota dan PJU Polretabes Surabaya karena sedianya Bapak Kapolrestabes Surabaya yang mengambil apel pagi kali ini,karena ada undang dari Polda Jatim beliau berhalangan hadir.

Dalam apel kali ini Wakapolrestabes Surabaya juga menyampaikan tentang E-tilang yang sudah berlaku saat ini,karena e-tilang ini bekerja dengan CCTV dan diharapkan anggota kepolisian juga dapat menjadi contoh masyarakat dalam berkendara.

Orang nomor 2 di Surabaya itu pun juga menyinggung soal Narkoba, untuk kasus narkoba yang melibatkan Anggota Polrestabes Surabaya,akan di berikan hukuman atau tindakan disiplin yang terberat, Wakapolrestabes Surabaya juga mengucapkan terimakasih karena Anggota Polrestabes Surabaya untuk kinerjanya selama seminggu ini.

Tidak lupa juga Wakapolrestabes Surabaya juga menyampaikan bahwa akan ada kerja bakti di hari Minggu dengan supporter Bonek,di daerah Rungkut. (didin/humas)

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal

ABG di Surabaya Di Tiduri Empat Kali, Orangtua Korban Lapor Polisi

Surabaya – Diduga telah mencabuli anak di bawah umur, MPB (20), warga Surabaya, dilaporkan orang tua korban ke polisi. Korban adalah BEW (16), asal Surabaya, yang tidak lain adalah kekasih pelaku.

Ceritanya, peristiwa itu terungkap setelah korban dan pelaku putus hubungan asmara. Entah kecewa atau apa, korban melapor ke orang tuanya.

Tak ayal, bagai disambar petir, sang ayah, BS (40), terkejut mendengar cerita sang buah hatinya. Terlebih ketika mengetahui bahwa pelaku telah ‘meniduri’ korban. Alhasil, orang tua korban pun melaporkan hal itu ke polisi.

Menurut penuturan korban dan orang tuanya saat diperiksa petugas Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, BEW mengenal pelaku melalui aplikasi bernama Tantan. Usai berkenalan, BEW dan pelaku pun saling suka hingga berlanjut ke hubungan asmara alias pacaran.

“Hanya saja saat pacaran, BEW datang ke rumah lelakinya MPB. Di situ si cowok merayu untuk meniduri si cewek kecil ini. Sang cowok bilang kalau akan bertanggungjawab dan menikahinya,” jelas Kepala Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Kamis (16/1/2020).

Lebih lanjut, AKP Ruth Yeni menjelaskan, korban didampingi orang tuanya melapor ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya pada 22 November 2019 lalu.

Pelaku MPB yang warga Surabaya ini pun diamankan petugas usai penyelidikan kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur ini lengkap berkas perkara. Saat ditanya guna kelengkapan Berita Acara Perkara (BAP), tercatat setidaknya empat kali pelaku dan korban melakukan hubungan badan.

“Pelaku mencabuli pacar yang masih di bawah umur di rumah kontrakannya dan di apartemen. Kini pelaku pun dijerat UU perlindungan anak dan pemeriksaan baik dari korban, saksi dan pelaku sudah dilakukan,” papar AKP Ruth.

Baca juga: Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya
Sumber: beritajatim.com
Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho

Categories
Berita Polisi Surabaya

Korlantas: Baru Dua Kota di Indonesia Terapkan E-tilang

Surabaya – Usai launching sistem tilang elektronik (e-tilang) di Polda Jatim, Kakorlantas Mabes Polri Irjen Pol Istiono langsung membuktikan kecanggihan kamera CCTV yang dipakai dalam sistem tersebut dengan melihatnya langsung di Mal Pelayanan Publik (MMP) Surabaya yang ada di Gedung Siola, Jalan Tunjungan.

Di pusat monitoring tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) itu, Istiono melihat langsung bagaimana proses konfirmasi warga yang terkena e-tilang. Pihaknya juga melihat proses konfirmasi yang sudah mulai dilakukan saat itu juga.

Bahkan dalam kesempatan itu, mantan Kapolda Bangka Belitung kelahiran Tulungagung ini sempat bertemu langsung dengan salah satu sopir yang ditilang karena pelanggarannya lewat e-tilang.

Istiono juga mengamati satu per satu layar monitor yang menunjukkan gambar pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara di jalanan Surabaya. Ia pun mengapresiasi meski baru di-launching, namun anggota Satlantas Polrestabes Surabaya sudah siap dan mampu melayani para pelanggar lalu lintas.

Ia mengatakan, saat ini baru Surabaya dan Jakarta yang melaksanakan e-tilang di Indonesia. Nantinya akan diikuti oleh polda dan polres lainnya. Dengan adanya ETLE, diharapkan bisa mengurangi angka kecelakaan di jalan.

Ia mengakui, penerapan ETLE membantu pihak kepolisian dalam penindakan. Tidak ada debat kusir lagi di jalan yang menyebabkan polisi jadi buah bibir yang tidak menguntungkan.

Dengan tilang elektronik tersebut, pengendara yang tidak terima bisa konfirmasi dan ditunjukkan langsung dengan bukti capture foto pelanggarannya. “Debat kusir di lapangan sangat tidak sehat. Dengan begini, semua akan tahu faktanya benar pelanggaran atau tidak,” jelasnya.

Ia juga berharap masyarakat yang membeli sepeda motor bekas segera balik nama. Balik nama kendaraan harus langsung dilakukan ketika sudah berganti pemilik. Sebab kalau tidak, maka tilang akan diberikan ke pemilik kendaraan.

Pemilik yang lama bisa mengkonfirmasi sehingga tahu jika kendaraan tersebut sudah pindah tangan milik orang lain. “Nantinya akan tertib administrasi juga, karena polisi akan tahu siapa pemilik kendaraan tersebut,” ucapnya.

Salah seorang pelanggar Samiin mengatakan, ia tidak tahu jika kena tilang. Saat itu, ia melintas di Jalan Dharmawangsa. Tapi karena tidak ada polisi, ia menerobos lampu traffic light yang sudah menyala merah. Hingga akhirnya ia menerima teguran lewat pos.

“Saya baru tahu kalau ditilang. Bagus kalau ada seperti ini saya bisa tertib. Akan saya sampaikan ke teman-teman sesama sopir truk,” katanya disaksikan Irjen Pol Istiono.

Baca juga: Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: radarsurabaya.jawapos.com

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho.



Categories
Berita Polisi Surabaya Uncategorized

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Gubeng Polrestabes Surabaya Lakukan Ini

Surabaya – Dalam rangka mendukung program kapolri menjaga keamanan situasi kamtibmas anggota Polsek Gubeng Polrestabes Surabaya penggal jalan di Jl. Ngagel Jaya Tengah Surabaya, Kamis 16/01/2020

Kagiatan ini dilakukas secara rutin oleh Anggota Polsek Gubeng Polrestabes Surabaya.

Menurut Kapolsek Gubeng Polrestabes Surabaya, Kompol Naufil Hartono, Kegiatan ini dilakukan sepanjang hari guna antisipasi aksi kejahatan yang tidak diinginkan.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen Masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo, Dengan begitu dunianya kita dapat dan akhiratnya kita dapatkan,” ujar Kombes Pol Sandi Nugroho, Kapolrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.