Categories
Berita Polisi Surabaya Uncategorized

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Amankan 1,8 Kg Sabu Dari 7 Orang Tersangka

Surabaya – Menjelang hari Bhayangkara ke-74 yang bertepatan papda tanggal 1 Juli 2020, membongkar sindikat narkotika jaringan lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Jatim. Sebanyak tujuh orang diamankan. Sementara barang bukti yang disita yakni seberat 1,8 kilogram sabu.

Dari 1,8 Kg sabu tersebut terprinci dari 153,50 gram sabu warna hijau, sementara sisanya merupakan sabu warna putih.

“Pengungkapan sabu hijau ini merupakan modus baru, ini baru pertama kali kita ungkap. Ada tujuh tersangka yang kita amankan. Total barang buktinya ada sebanyak 1,8 kilogram,” sebut Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, saat pimpin konferensi pers Selasa (30/6/2020).

Dari penjelasan AKBP Memo Ardian mengungkapkan peredaran sabu-sabu ini berawal dari penangkapan tersangka berinisial ME (31) dan AF (51) warga Gresik. Keduanya disergap petugas di rumah kosnya di Jalan Semambung pada hari Jum’at (12/06/2020) yang lalu.

Dari keduanya petugas mendapatkan barang bukti berupa sabu hijau dan delapan butir pil koplo, JN mengaku perbuatannya atas kenda seorang napi yang berada di salah satu lapas di Jawa Timur.

“Tersangka ini mengaku jika diperintah seorang napi berinisial JN yang juga dikendalikan oleh salah satu napi di Lapas Jatim berinisial TB,” terang AKBP Memo Ardian.

Tidak berhenti sampai di situ, setelah mengamankan tersangka SA. Tim kembali mengamankan tersangka Jon di rumahnya Jalan Dukuh Gemol, Surabaya. Sayangnya, petugas tidak menemukan barang bukti apapun dari tangan Jon.

“Setelah kami interogasi, Jonni mengaku sabu miliknya ada di rumah kosnya di kawasan Kedurus, Surabaya. Ternyata di rumah kos itu ada dua orang yang merupakan pasangan suami istri siri tengah asik mengkonsumsi sabu-sabu,” tambahnya.

Pasutri siri itu adalah FK (32) dan SM(32), warga Jalan Kedurus, Surabaya. Tersangka FB merupakan adik kandung tersangka Jon. Dialah yang selama ini turut serta memuluskan bisnis haram kakaknya tersebut.

“Dari penggerebekan itu, kami menyita barang bukti dua bungkus plastik berisi sabu seberat 41,87 gram, empat buah pipet kaca yang masih berisi sisa sabu. Namun, Jon mengakui masih memiliki sabu di rumah kosnya tadi,” tandas AKBP Memo Ardian.

Categories
Berita Polisi Surabaya

Kapolrestabes Surabaya: Kita Ingin Kota Surabaya Sehat dan Makin Produktif

Surabaya – Menjelang hari Bhayangkara ke-74, Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya tak ada henti-hentinya melakukan upaya edukasi dan kerja sama bersama tim medis yang sedang berada di garda terdepan untuk melawan pandemi Covid-19.

Hari ini Polrestabes Surabaya menyelenggarakan bakti sosial peduli tenaga medis dengan memberikan bantuan Alat Perlindungan Diri (APD) berupa Spill Kit Set sebanyak kurang 250 buah ke RS. Dr. Soetomo dan Rs. Husada Utama Surabaya, Selasa (30/06/2020).

“Kegiatan ini adalah bukti kepedulian dan apresiasi serta dukungan kepada kawan-kawan dokter, perawat yang berada di ujung tombak terkait dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19, kami berikan perlengkapan APD kesehatan,” ucap Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P.

Menurutnya dimasa-masa pandemi seperti ini sangat penting untuk saling membantu dan gotong royong bersama agar mampu melawan covid-19.

Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P juga mengatakan bahwa terus mendukung dan mensupport serta selalu mendoakan kesejahteraan dan keselamatan para tim medis beserta keluarganya yang berada di garda terdepan untuk melawan virus membahayakan tersebut.

“Kami selalu mensupport dan mendoakan kesejahteraan kawan-kawan medis dalam pelaksanaan tugasnya di tengah pandemi covid-19 ini, dan semangat untuk merawat serta menyembuhkan masyarakat kita yang lebih oktimal, kita ingin kota Surabaya Sehat, Kota Surabaya Selamat, Kota Surabaya makin produktif.” Lanjut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P.

Kegiatan bakti sosial bantuan APD berupa Spill Ket Set ini, disambut baik oleh pimpinan kedua Rumah Sakit tersebut, “Kami mewakili pimpinan rumah sakit mengucapkan terimakasih banyak kepada bapak Kapolrestabes Surabaya, Bapak Isir beserta setap dan jajaran yang telah memberikan bantuan perlengkapan medis kepada kami, sekali lagi saya ucapkan terimaksih bannyak.” Ucap dr. Didi Dewanto.

Selain itu, mantan ajudan Presiden RI, Ir Joko Widodo pada tahun 2017 yang lalu itu berharap kepada masyarakat untuk konsisten dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

“Seperti rajin cuci tangan, jaga jarak dan yang lebih penting menggunakan masker saat beraktivitas.” Tandasnya. F**

Categories
Berita Polisi Surabaya

Sambut Hari Bhayangkara ke-74, Polrestabes Surabaya Selenggarakan Ravid Tes Masal

Surabaya – Dalam rangka menyambut hari Bhayangkara ke-74, Polrestabes Surabaya menyelenggarakan tes cepat atau ravid tes masal corona (covid-19) di Asrama Polisi Kepanjen Surabaya, Rabu (25/06/2020).

Kaurkes Bagsumda Polrestabes Surabaya, Dr Dony mengatakan penyelenggaraan tersebut merupakan bukti kepedulian kesehatan masyarakat dan mengantisipasi penyebaran covid-19.

“Kita sebagai Dokes Polrestabes Surabaya peduli kesehatan anggota, keluarga dan masyarakat. Apabila nantinya ada yang reaktif kami akan berkoordinasi dengan Dinkes dan Puskesmas agar mendapatkan penanganan lebih lanjut. ” Jelas Kaurkes Bagsumda Polrestabes Surabaya, Dr Dony.

Penyelenggaraan ravid tes ini disambut baik oleh masyarakat bahkan sangat antusias dengan adanya kegiatan ini.

Categories
Berita Polisi Surabaya Uncategorized

Polrestabes Surabaya Bagikan 5 Ribu Merah Putih

Surabaya – Polrestabes Surabaya melaksanakan kegiatan bagi-bagi masker guna menyambut new normal, dalam rangka hari Bhayangkara ke-74 Senin (22/06/2020).

Dari penjelasan Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo, S.I.K., M.H mengatakan, dalam menyambut Hari Bhayangkara ke 74 Polrestabes Surabya membagikan masker kurang lebih 5000 masker berwana merah putih.

Kegiatan hari Bhayangkara ke 74 ini secara serentak dilaksanakan oleh Polda, Polrestabes dan Polsek Polsek jajaran konsentrasi di pasar-pasar tradisional ataupun pasar-pasar modern kemudian di stasiun kereta api untuk membagikan masker.

Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya sendiri mengambil di dua titik yaitu di depan Mapolrestabes Surabaya dan di Monumen Polisi Istimewa untk membagikan masker kepada masyarakat.

“Intinya adalah memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat bahwa wabah Pandemi ini belum selesai terutama di tengah tren pertumbuhan New Normal yang ada di kota Surabaya,” sebut AKBP Hartoyo, S.I.K., M.H

Harapannya, warga tetap menjaga kesehatan, juga menerapkan protokol kesehatan karena Pandemi Covid-19 masih terus naik belum mengalami penurunan.

Masyarakat harus terus melaksanakan protokol kesehatan di masa Normal Baru dan tetap menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak karena tiga hal itu yang memang harus terus kita sosialisasikan kepada masyarakat.

Categories
Berita Polisi Surabaya

Gunakan Masker Setiap Berakstivitas

Surabaya – Anggota Polsek Rungkut Polrestabes Surabaya melakukan kegiatan Sosialisasi new normal sekaligus mengingatkan tetap menerpakan protokol kesehatan untuk mengatisipasi penularan Covid-19.

Sosialisasi yang disampaikan tidak lain dengan mengingatkan masyarakat untuk menjga jarak, cuci tangan, dan menggunakan masker setiap beraktivitas.

Hali ini disampaikan oleh Kapolsek Rungkut Polrestabes Surabaya, AKP Hendry Ibnu Indarto melalui petugas lapangan kepada juru parkiri di Pasar Wonorejo, Sabtu (20/06/2020).

Categories
Berita Polisi Surabaya

Panglima TNI dan Kapolri Pimpin Rapat Penanganan Covid-19 di Jatim

Surabaya – Ditengah Pandemi Covid-19 area Jawa Timur, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si., memimpin rapat dan mendengarkan penjelasan dari Gugus tugas daerah terkait Covid-19 di Jawa Timur. Bertempat di Ruang rapat Perwira Lanudal Juanda Surabaya, Jumat (19/06/2020).

Dalam rapat kali ini Panglima TNI dan Kapolri mendengarkan penjelasan dari Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa terkait keadaan terkini dan perkembangan serta kerjasama yang telah terjalin antara TNI, Polri serta Pemerintah Daerah untuk menangani Pandemi Covid-19.

Disamping itu KH. Anwar iskandar selaku Wakil Ketua PWNU Jawa Timur menyampaikan “Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada TNI dan Polri yang telah menunjukan perhatian yang besar dalam penanganan Pandemi Covid-19 ini,” Ungkapnya.

PSBB Surabaya Raya telah berakhir, tanggal 18 Juni 2020, Jatim mencatatkan angka penambahan kasus positif tertinggi di Indonesia. Fakta tersebut harus dijadikan dasar dan pertimbangan oleh Forkopimda Jatim untuk mengawal proses transisi ini.

TNI bersama Polri mendapat tugas dari Presiden RI untuk membantu Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan di fasilitas-fasilitas publik selama masa transisi.

Menanggapi hal tersebut, Kapolri menyampaikan “Marilah semua pihak untuk bekerjasama mengajak masyarakat selalu menjalankan disiplin protokol kesehatan, Harus diingat bahwa kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan menjadi kunci keberhasilan mengendalikan pandemi,” Tegas Kapolri.

Sementara Panglima TNI menyampaikan bahwa Jawa Timur khususnya Surabaya harus serius dalam menangani tantangan Pandemi Covid-19, Perlunya sosialisasi yang masif terhadap masyarakat terkait disiplin protokol kesehatan.

“Jangan sampai karna PSBB telah berakhir, masyarakat berfikir bahwa Covid-19 telah selesai. Ini yang harus selalu diingatkan kepada masyarakat agar selalu menjalankan disiplin protokol kesehatan dalam masa transisi menuju normal baru,” Tegas Panglima TNI.

Panglima TNI dan Kapolri berharap agar seluruh satuan kewilayahan TNI dan Polri, Kodam, Koarmada, Koops dan Polda beserta jajarannya, saling sinergi dan mampu berkolaborasi bersama Pemda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, termasuk pihak swasta untuk bersama-sama mencari solusi terbaik bagi penanganan pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa para tokoh masyarakat, tokoh masyarakat adalah panutan dan menjadi rujukan dari masyarakat luas. Oleh karena itu Panglima TNI meminta agar para tokoh juga memberi pemahaman kepada masyarakat luas.

“Jaga jarak aman, gunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, jangan menyentuh mata, hidung, dan muka sebelum mencuci tangan. Gencarkan sosialisasi protokol kesehatan menggunakan kearifan lokal khas jawatimuran, agar pesan dapat sampai kepada masyarakat,” Terang Panglima TNI.

Diakhir tanggapannya Panglima TNI menyampaikan ucapkan terima kasih dan Panglima TNI berharap agar Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Timur dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, tentunya dengan dukungan semua pihak.

“Karena dengan upaya bersama yang tidak mengenal lelah, kita akan mampu mengendalikan pandemi, dengan semangat berkorban sebagaimana telah dicontohkan oleh para pendahulu kita, arek-arek Suroboyo,” Tegas Panglima TNI.

Turut hadir mendampingi Panglima TNI dan Kapolri dalam kesempatan tersebut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidarus, Asops Panglima TNI, Aslog Panglima TNI, Asops Kapolri, Kadivpropam Polri, Kadiv Humas Polri, Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jawa Timur serta segenap Pejabat TNI Polri lainnya. 

Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Polrestabes Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Edizon Isir, S.I.K., M.T.C.P.

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal

Mahasiswa Pembunuh Trapis Panggilan Ditangkap Polisi

Surabaya – M Yusron Firlangga (18) telah membunuh Octavia Widiyawati alias Monik (33), warga Jalan Ciliwung, Darmo, Surabaya. Yusron membunuh Monik di rumah kontrakannya di Jalan Lidah Kulon 2B, Lakarsantri.

Saat malam pembunuhan itu terjadi, hanya ada Yusron di rumah. Ibu dan adiknya sedang ada di Jombang. Begini pengakuan Yusron yang mengaku membunuh Monik gara-gara uang tip.

“Dipaksa untuk mengasih tip, disuruh ngasih Rp 200 atau 300 ribu,” ujar Yusron kepada wartawan saat rilis di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (17/6/2020).

Yusron mengaku dia memang membooking layanan pijat plus yang ia kenal lewat media sosial. Setelah memesan, disepakati harga Rp 950 ribu untuk waktu pijat 1,5 jam dengan terapis Monik. Namun dari kesepakatan awal 1,5 jam, Monik hanya memijat selama 40 menit.

“Kesepakatanya 1,5 jam, tapi dia (Monik) hanya melayani selama 40 sampai 45 menit. Terus nawarkan itu (layanan plus),” ungkap Yusron.

Yusron mengakui baru pertama kali membooking korban. Lantas dari mana uang yang didapatkan Yusron untuk membooking Monik? Mengingat Yusron masihlah seorang mahasiswa dan belum bekerja.

“Pakai uang SPP, iya (kuliah),” aku Yusron. 

Yusron saat ini masih kuliah semester 2 jurusan teknik sipil di salah satu universitas swasta. Kepada wartawan, Yusron mengaku sudah empat hingga lima kali membooking layanan pijat plus. Namun saat membooking Monik saja Yusron mengaku kena batunya.

Yusron mengaku tidak punya niatan membunuh. Lantaran kesal dimintai tip secara paksa dan tangannya disundut korek api, akhirnya Yusron emosi dan membekap mulut Monik. Bukannya diam, korban malah berontak.

“Saya bingung, dia teriak keras dan saya takut digerebek. Saya bekap malah dia teriaknya lebih keras. Kemudian saya tusuk dua sampai tiga kali (lehernya),” aku Yusron.

Setelah Monik meninggal, Yusron berencana membakar Monik dengan menggunakan kompor portabel. Namun karena tidak tega, Yusron menghentikannya. Padahal dia sudah membakar kaki kanan Monik hingga menghitam.

“Saya rencananya membakar, tapi saya nggak bisa. Nggak tega, langsung saya matiin (kompor portabel),” lanjut Yusron.

Setelah membunuh, Yusron akhirnya memutuskan pergi ke rumah bibinya di Mojokerto.

“Saya tidak langsung melarikan diri, saya masih di rumah dulu. Selanjutnya saya ke rumah bibi di Mojokerto untuk berunding masalah ini,” pungkas Yusron.

Baca juga: Satreskrim Polrestabes Surabaya Ungkap Pembunuh Trapis Plus  

Sumber: news.detik.com

Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Polrestabes Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Edizon Isir, S.I.K., M.T.C.P

Categories
Berita Polisi Surabaya

Kapolrestabes Surabaya: Tetap Komitmen dan Kosisten Dalam Bertugas

Surabaya – Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Edizon Isir, S.I.K., M.T.C.P melakukan kunjungan ke Mapolsek Rungkut dalam rangka mengecek kesiapan Kesatdria Tangguh Semeru sekaligus memberikan arahan terkait transisi memhadapi mew mormal, Jum’at (19/06/2020).

Dalam arahannya Kapolrestabes Surabaya menyampaikan bahwa sebagai kesatria tangguh, setiap anggota baik yang bertugas di mako ataupun dilapangan tetap komitmen dan disiplin menjalankan tugasnya.

Terlebih menghadapi masa pandemi covid-19, “jadi semua anggota baik di mako ataupun di lapangan harus tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti menggunakan APD kesehatan, jaga jarak, menggunakan masker setiap bertugas,” ucapnya.

Categories
Berita Polisi Surabaya

Ungkap Hasil Penangkapan Satresnarkoba

Surabaya – Di tengah masa pandemi Covid-19, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya beserta Polsek Jajaran, berhasil mengungkap narkoba seperti sabu-sabu, ekstasi, happy five, xanax, pil LL, keytamin cair dan obat keras (D5) di wilayah hukumnya.

Selain mengamankan barang bukti narkoba yang akan dimusnahkan, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya juga berhasil mengungkap 500 kasus dengan 693 tersangka yang meliputi tersangka laki-laki 652 orang dan tersangka perempuan 41 orang.

Pemusnahan barang bukti narkoba ini dilaksanakan di halaman Mapolrestabes Surabaya, dihadiri Walikota Surabaya Tri Rismaharini, BNN Kota Surabaya dan Forkopimda Kota Surabaya serta Pejabat Utama Polrestabes Surabaya. Keberhasilan ini merupakan suatu prestasi bagi Satresnarkoba Polrestabes Surabaya beserta Polsek Jajaran.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K, M.T.C.P, mengatakan, pemusnahaan barang bukti narkoba ini bagian dari mekanisme terkait dengan proses penyidikan dimana kemudian ada barang bukti yang disisihkan untuk pembuktian, kelebihan dari barang bukti yang ada selanjutnya untuk mengantisipasi jangan sampai ada hal yang tidak diinginkan terjadi, maka harus dimusnahkan secara cepat dan efektif, (18/6/2020).

Hal ini merupakan rangkaian dari proses penyidikan dan bukan sesuatu yang baru serta pemusnahan narkoba ini sudah biasa kita lakukan, lanjutnya.

Kapolrestabes Surabaya menjelaskan, momentum ini sebagai genderang perang terhadap narkoba yang harus selalu kita tabuh dan bunyikan maka kita butuh integritas, komitmen, kerjasama dan gotong royong.

“Perang terhadap narkoba ini berarti ada beberapa medan pertempuran, ada aspek Promotif dan Preventif yakni mengedukasi dan memperkuat daya tangkal dari masyarakat, maka disini pasti akan melibatkan semua, sambungnya.

Kombes Pol. Johnny Eddizon Isir, menegaskan, saat ini kita lagi memperkuat berkaitan, “Kampung Tangguh Semeru,” jadi nanti disini ada “Kampung Tangguh Semeru Wani Jogo Suroboyo Bebas Narkoba,” yang menjadi satu-kesatuan untuk memperkuat daya tangkal aspek dari sisi edukasi dan pencegahan di medan pertempuran yang di sini.

Medan pertempuran berkaitan dengan reprensifnya (Penegakan Hukum) tetap, baik proses lidik, ungkap dan sebagainya, bekerjasama dengan pihak BNN Kota Surabaya maupun Ditresnarkoba karena hal ini merupakan jejaring atau jaringan maka kita harus menghadapi dengan  bekerjasama (Berkolaborasi), tambahnya.

Adapun barang bukti narkoba yang dimusnahkan diantaranya, sabu-sabu sebanyak 145,274 Kg, ekstasi 22.191 butir, happy five 4.280 butir, xanax 36 butir, pil LL 6.585.495 butir, keytamin cair 14 botol dan obat keras (D5) 43 ribu butir, bebernya.

Sekarang ini Indonesia khususnya Surabaya bukan hanya sekedar sebagai transit narkoba lagi melainkan menjadi daerah tujuan bagi bandar maupun pengedar narkoba tujuannya untuk mengancam generasi bangsa dengan melemahkan semua sendi kehidupan makanya genderang melawan narkoba kita tabuh terus secara keras karena kita menangkap jaringan satu muncul lagi jaringan yang lainnya sebab banyak uang besar beradar di Surabaya, maka dari itu kita butuh integritas dari aparat peneggak hukum yang berfungsi untuk lidik dan ungkap serta sebagainya, paparnya.

“Apabila ada bandar maupun pengedar narkoba melawan maka petugas akan melakukan tindakan tegas, keras dan serta terukur,” pungkasnya.

baca juga : Polrestabes Surabaya Munsahkan 145 Kg Sabu

Sumber: jawapes.or.id

Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Polrestabes Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Edizon Isir, S.I.K., M.T.C.P.

Categories
Berita Polisi Surabaya

Kapolrestabes Surabaya Ajak Pemuda Menjaga Situasi Kota Surabaya

Surabaya – Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johmnny Edizon Isir, S.I.K., M.T.C.P didampingi Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya menerima kunjungan Pemuda Putera Surabaya (Pusura) di Ruang Lobby Moseum Polrestabes Surabaya, Kamis (18/06/2020).

Dalam kunjungan tersebut, Kombes Pol Johnny Edizon Isir, S.I.K., M.T.C.P banyak bercerita pengalaman yang perna bertugas di Kota Pahlawan pada 2012 yang lalu. Sehingga meskipun baru menjabat di Polrestabes Surabaya sedikit banyak sudah mengenal peran pemuda di Kota Surabaya.

Selain itu, Kapolrestabes Surabaya mengajak kerjasama dan gotong royong antara semua stake holder di Surabaya termasuk pemuda Pusura untuk sama-sama menjaga situasi Kota Surabaya yang aman dan kondusif.

“Sebagai generasi bangsa, kita harus membangun bersama bersinergi untuk Jogo Suroboyo.” Ucap Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Edizon Isir, S.I.K., M.T.C.P.