Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal

Dr. Sandi: Dengan Ini Kita Dunia Dapat dan Akhiratnya Juga Dapat

Surabaya – Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, didampingi Wakapolrestabes Surabaya, Kabagops dan Pejabat Utama Polrestabes Surabaya memberikan ucapan selamat kepada 10 anggota yang menerima tiket Umroh dari Kompi 18 Dalmas Lanjut.

Berikut nama-nama penerima tiket umroh geratis dari Kapolrestabes Surabaya, sebagai berikut, diantaranya,  AKP Didik Sulistyo  Kanit Lantas Polsek Tandes, Bripka Dadang B.  Satlantas, Aipda Yanuar Polsek Jambangan, Bripka Fandy Anggota Reskrim, Iptu Edy Prijanto Panit Sabhara Polsek Bubutan, Bripka Hendri Ardi K Polsek Gubeng, Bripka Sony Aanggota Polsek Pakal, Briptu Dandik Patko Sabhara, Aiptu Budi Prastowo, dan Bripka Vian Eko Ari Anggota Reskrim

Selain dari anggota yang mendapatkan hadiah tiket Umroh, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, juga memberikan kepada dua orang dewan Juri dari Brimob Polda Jatim.

“Alhamdulillah lomba final Dalmas lanjut sudah selesai dilaksanakan, semoga anggota yang melaksanakan kegiatan Dalmas Lanjut bisa menerapkan dalam tugas dilapangan secara profesional.” ucap Kapolrestabes Surabaya.

Baca juga terkait: Subhanallah, Kapolrestabes Surabaya Beri 10 Tiket Umroh Pemenang Dan Juri Lomba Dalmas 

“Terimakasih kepada semua pelatih dari Sat Brimob Polda Jatim yang telah memberikan ilmu kepada anggota Polrestabes Surabaya dan sebagai ucapan terimakasih saya memberikan tiket umroh untuk pelatih.” Imbuh Kombes Pol Dr. Sandi.

“Semoga Anggota yang menerima tiket umroh semoga diberi keberkahan. dengan begitu dunianya kita dapat dan juga akhiratnya kita dapatkan,” harapan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal

Polrestabes Surabaya Gelar Pelatihan Unjuk Keahlian Dalmas Lanjut

Surabaya – Polrestabes Surabaya menggelar unjuk keahlian dalam Pengendalian Massa (Dalmas), kegiatan Dalmas Lanjut anggota Polrestabes Surabaya dan Polsek Jajaran yang disaksikan langsung Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Sandi Nugroho, SIK, SH, MHum di halaman depan Polrestabes Surabaya, Sabtu (22/2/2020).

Diketahui awalnya kegiatan ini adalah latihan rutin untuk melatih kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi masa unjuk rasa di wilayah hukum Polrestabes Surabaya yang setiap harinya selalu ada kegiatan unras.

Peserta dalmas ini wajib diikuti seluruh bagian dan satuan fungsi di Polrestabes Surabaya dan jajaran yang selanjutnya dibentuk dengan nama kompi kerangka.

“Terdiri dari semua anggota di seluruh satuan fungsi. Dibagi 23 kompi kerangka,” ucap Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Sandi Nugroho

Kehadiran Kapolrestabes Surabaya dalam Final Lomba Dalmas ini ingin memberikan semangat bagi para peserta Bhayangkara.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Sandi memberikan langsung tropy kepada pemenang dan 10 tiket umroh untuk pemenang undian dan mengapresiasi rekan Brimob dengan tiket umroh yang telah melatih sekaligus sebagai juri dalam final lomba dalmas lanjut ini.

Nama-nama pemenang pertunjukan keahlian Dalmas yang mendapat tiket umroh diantaranya, Bripka Dadang B, Aipda Yanuar, Bripka Fandy, Iptu Edy Prijanto, Bripka Hendri Ardi K, Bripka Sony, Briptu Dandik, AKP Didik Sulistyo, Aiptu Budi Prastowo, dan Bripka Vian Eko Ari.

Selain dari anggota yang mendapatkan hadiah tiket Umroh, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum, juga memberikan kepada dua orang dewan Juri dari Brimob Polda Jatim.

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal Uncategorized

Dua Bandit Spesialis Curanmor Ditembus Timah Panas

Surabaya – Unit reskrim Polsek Rungkut Surabaya menangkap pelaku curanmor yang diketahaui bahwa para tersangka ini kerap beraksi diwilayah hukum Polsek Rungkut.

Mereka diketahui berjumlah dua orang pria berasal dari Pulau Madura Kota Bangkalan, diantaranya Mukib (26) dan Hamzah (21).

Dari keterangan Kapolsek Rungkut, Kompol I Gede Suartika saat memimpin konferensi pers didampingi Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Iptu Joko Soesanto, mengatakan mereka diringkus usai beraksi di seputar jalan Wonorejo, Rungkut, Surabaya, Selasa (18/2/2020) malam lalu.

“Awalnya ada laporan pencurian kendaraan bermotor, lalu kami lakukan identifikasi berdasarkan CCTV. Termasuk komplotannya. Mereka berempat waktu beraksi di wilayah Rungkut,” kata Kapolsek Rungkut, Kompol I Gede Suartika, Jumat (21/2/2020).

Menurutnya kedua pelaku ini di tangkap saat beraksi di sebuah Minimarket. Pada saat itu pula polisi memang sudah mengintainya kemudian disegerakan untuk melakukan penangkapan.

Namun mereka justru berusaha melawan dan hendak kabur, sehingga petugas terpaksa dilumpuhkan kakinya menggunakan timah panas.

“Dua di mobil, dua beraksi. Mereka bergantian,” lanjut Gede.

Kompol Kompol I Gede Suartika, menegaskan bahwa komplotan yang berjumlah empat orang ini berangkat dari Bangkalan menggunakan sebuah mobil sewaan Honda Mobilio bernopol M 1457 HK putih.

“Kawanan ini pakai mobil dari Madura, lalu menyasar lokasi di wilayah Rungkut dan Surabaya umumnya,” Lanjutnya.

Dari pengakuan salah satu tersangka mengatakan, bahwa kawanannya sering beraksi disebuah Minimarket yang tidak ada penjaga parkirnya diwilayah Rungkut dan mereka sering beraksi diwaktu malam.

“Ya kadang di rumah, tapi yang sering di minimarket yang tidak ada tukang parkirnya,” kata Hamzah.

Hamzah mengatakan hasil dari curiannya dijual kepenadah di Bangkalan dan harganya pun bervariasi sesuai dengan jenis motor yang ia dapat.

“Lakunya tidak mesti, tergantung jenis motor dan keluarannya. Kadang ada yang laku 2 juta sampai 3,5 juta. Uangnya buat foya-foya saja,” tambahnya.

Sampai saat ini Polisi sedang memburu kedua tersangka yang berhasil melarikan diri saat penangkapan. “Kami lakukan penyelidikan hampir tiga minggu saat kejadian terakhir di wilayah Rungkut. Alhamdulillah berkat kerja keras anggota, para pelaku yang meresahkan warga Rungkut ini berhasil kami tangkap. Sebab sudah ada 20 TKP di wilayah kami,” singkat Kanit Reskrim Polsek rungkut Polrestabes Surabaya, Iptu Joko Soesanto.

Categories
Berita Polisi Surabaya

Jadi Kurir Narkoba, Suami di Jerat 17 Tahun, Istri 16 Tahun Penjara

Surabaya – Fathur Rohman dan Husnul Hotimah yang menjadi kurir sabu-sabu (SS) seberat 1,4 kilogram merengek. Pasangan suami istri itu berusaha meminta ampunan hakim setelah dituntut tinggi oleh jaksa. Fathur dituntut hukuman 17 tahun penjara. Sedangkan tuntutan untuk Husnul 16 tahun penjara.

Tuntutan itu dibacakan oleh jaksa Farida Hariani dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya kemarin (20/2). Menurut jaksa, pasutri tersebut terbukti sebagai kurir 1,4 kg SS.

Mendengar tuntutan itu, Husnul sesenggukan. Dia juga memegang perut. ”Kamu kenapa? Sakit?” tanya Khusaini, ketua majelis hakim. Menurut hakim, jika terdakwa sakit, sidang ditunda.

Namun, Husnul memilih untuk tetap melanjutkan sidang meskipun harus menahan sakit sembari sesenggukan. Hakim pun melanjutkan sidang dengan pembelaan. Kesempatan itu Husnul manfaatkan untuk meminta ampunan. Dengan memelas, dia mengaku tak tahu apa-apa dan hanya disuruh ikut. Karena tidak tahu apa-apa itulah, dia membawa anaknya yang masih kecil. ”Saya mohon ampunan, Pak,” ucapnya.

Bukan hanya Husnul yang memelas. Fathur juga mengaku menyesal karena mau saja mengikuti perkataan Buadi, temannya. ”Saya dapat iming-iming Rp 10 juta. Uang segitu saya pikir cukup besar, Pak. Untuk biaya hidup sama istri dan anak saya,” tuturnya.

Sementara itu, Muhamad Dawam, pengacara kedua terdakwa, mengatakan bahwa kliennya memang menyesali perbuatan tersebut. Terlebih lagi Husnul. Istri Fathur itu punya anak kecil. Kebetulan, saat penangkapan, Husnul berada dalam satu mobil. ”Dia sama anaknya lho, Mas. Masak tahu kalau suaminya bawa narkoba,” terang dia.

Karena itu, dia berharap hakim bisa mengurangi masa hukuman Husnul. Sementara itu, untuk Fathur, Dawam mengatakan bahwa kliennya tersebut tak bisa membaca. Kondisi itu dimanfaatkan oleh jejaring bandar untuk mengiming-imingi Facthur uang Rp 10 juta. ”Kami mohon hakim untuk mengurangi masa tahanan klien kami. Kami memohon itu aja,” terangnya.

Sebagaimana diberitakan, keduanya ditangkap anggota Badan Narkotika Nasional Provinsi Jatim pada Agustus 2019. Pasutri itu dibekuk saat membawa SS, setelah disuruh seorang bandar. Keduanya ditangkap di depan KFC Diponegoro

Baca juga: Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: jawapos.com

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho.

Categories
Berita Polisi Surabaya Uncategorized

Nama Jalan, Keluarga Bung Tomo Surati Pemkot Surabaya

Surabaya – Pansus Perubahan Nama Jalan DPRD Surabaya mendapat salinan surat dari Keluarga Bung Tomo kemarin (19/2). Dalam surat itu, putri Bung Tomo, Tien Sulistami Sutomo, berharap bisa bertemu Wali Kota Tri Rismaharini terkait perubahan nama Jalan Bung Tomo di Ngagel.

Ketua Pansus Perubahan Nama Jalan Khusnul Khotimah mengatakan, pihak keluarga memohon agar perubahan itu didiskusikan kembali. Intinya, mereka menolak jika Jalan Bung Tomo dipindahkan ke jalan lingkar luar barat (JLLB) di dekat Gelora Bung Tomo. ”Sejak awal memang kami mendengar bahwa pihak keluarga tidak berkenan,” ujar Khusnul kemarin.

Ada sejarah di balik penamaan Jalan Bung Tomo. Jalan itu dulu bernama Jalan Kencana. Sejumlah pemerhati sejarah dan kota sepakat mengubahnya menjadi Jalan Bung Tomo sebagai ekspresi kekesalan kepada pemerintah pusat karena tak kunjung menetapkan Bung Tomo sebagai pahlawan nasional pada awal 2000-an.

Saat itu, Jalan Kencana dipilih karena ada makam Bung Tomo di TPU Ngagel. Makam sang orator ulung tersebut berada di antara makam rakyat biasa. Agar ada tetenger, jalan tersebut dinamai Jalan Bung Tomo.

Waktu yang dimiliki pansus hanya tersisa empat hari lagi. Mereka harus menentukan sikap sebelum 24 Februari. ”Nanti Senin kami adakan rapat lagi,” kata politikus PDIP tersebut.

Selain Jalan Bung Tomo, ada sejumlah jalan yang mengalami perubahan nama. JLLB ruas selatan bakal dinamai Jalan Dr Mohammad Hatta, Jalan Timur Darmo Park menjadi Jalan Dr KH Idham Chalid, Jalan Bintang Diponggo (Jalan Dukuh Kupang Selatan) diusulkan berubah nama menjadi Jalan Slamet Riyadi.

Sementara itu, Jalan Singapore (Jalan Benowo Sawah) menjadi Jalan Abdul Wahab Hasbullah, Jalan Sukomanunggal Jaya menjadi Jalan Pangeran Antasari, Jalan Raya Satelit Selatan menjadi Jalan Hasanuddin. Ada juga Jalan Cut Nyak Dhien yang bakal ditempatkan di Jalan Darmo Harapan I dan III serta Darmo Baru XII

Baca juga: Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber:jawapos.com

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho.

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal

Bandar Jaringan Malaysia Pasarkan SS Bervariasi

Surabaya – Bandar narkoba tidak hanya sibuk mencari celah agar tidak terendus polisi. Jaringan Malaysia juga melakukan inovasi dengan membuat sabu-sabu (SS) dengan beragam varian. Pembedanya ada pada warna, efek, dan harganya.

Hal tersebut terungkap dalam pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka M. Haririn alias Acong. ”Bisa jadi untuk mencari peminat,” ujar Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian kemarin (19/2).

Memo menjelaskan, temuan itu didapat dari pengungkapan besar-besaran pekan lalu. Dari tersangka 34 tahun tersebut, polisi menyita 25 kilogram SS dan 12 ribu butir pil ekstasi. Menurut dia, warna SS yang diamankan bukan hanya putih seperti pada umumnya. ”Sebagian berwarna merah muda dan hijau,” ucap polisi dengan dua melati di pundak tersebut. Masing-masing memiliki berat sekitar 1 kilogram.

Acong, ujar dia, dalam pemeriksaan mengaku bahwa harga SS berwarna lebih mahal daripada yang biasa. Selisihnya Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu per gram. ”Efeknya juga disebut beda,” katanya.

Lulusan Akpol 2002 itu mengungkapkan, SS warna putih biasa dipakai untuk merangsang stamina. Yang menjadi pemakainya bisa sulit mengantuk. Dia menjadi lebih aktif. ”Warna hijau itu turunannya. Dampaknya lebih kuat,” tuturnya.

Lain dengan dua jenis itu, SS warna merah muda mempunyai efek tersendiri. Menurut Acong, imbas pemakaiannya adalah menambah gairah seksual. ”Bukan jenis baru. Di luar daerah pernah ada temuan serupa. Tetapi, memang jarang ditemukan,” jelasnya.

Mantan Kasatreskrim Polresta Balerang tersebut menambahkan, bandar dari negeri jiran belakangan juga memasok narkoba berkualitas tinggi ke Jatim. Dasarnya adalah kemasan SS yang disita dari tangan Acong. Menurut dia, semuanya memang terbungkus kemasan teh. Namun, ada dua warna yang berbeda. Yakni, hijau dan kuning keemasan.

Nah, warna terakhir adalah pembedanya. Memo menuturkan bahwa kemasan teh untuk membungkus SS dulu hanya hijau. Tetapi, akhir-akhir ini juga ditemukan kuning keemasan. Acong mengatakan, harganya di atas narkoba biasa. Bedanya sekitar Rp 500 ribu.

Disinggung soal kandungan beragam SS tersebut, dia mengaku belum bisa memastikan. Memo mengungkapkan bahwa pihaknya harus menunggu hasil uji laboratorium forensik (labfor). ”Biar jelas karena sudah diperiksa oleh ahlinya,” katanya.

Memo menyebutkan, jaringan tersangka saat ini terus ditelusuri. Dia mengaku sudah membentuk tim gabungan dari empat unit. Tujuannya, tidak hanya memburu bandar yang menjadi pemasok tersangka, tetapi juga pembeli yang selama ini berkomunikasi dengannya.

Sebagaimana diberitakan, Acong dibekuk di Jalan Arjuno pada Jumat (14/2). Awalnya, petugas tidak menemukan barang bukti narkoba. Namun, polisi menemukan petunjuk kuat. Di dalam ponselnya terdapat percakapan transaksi. Acong yang terdesak lantas mengaku menyimpan narkoba di tempat kosnya di Jalan Karah, Jambangan.

Barang bukti narkoba yang ditemukan ternyata di luar dugaan. Dari tempat itu, polisi mendapati 12 kilogram SS dan 10 ribu butir ekstasi. Acong kontan saja ditengarai sebagai komplotan dari jaringan besar.

Baca juga: Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: jawapos.com

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho.

Categories
Berita Polisi Surabaya Uncategorized

Sampah Berserakan di Patemon

Surabaya – Tumpukan sampah yang menggunung di kawasan Petemon II RT 6/RW 9, Surabaya mengakibatkan kemacetan. Sampah tersebut merupakan hasil kerja bakti warga Petemon II minggu lalu dan hingga hari ini, Rabu (19/2/2020), tak kunjung dibersihkan.

Kerja bakti tersebut merupakan imbauan dari Ketua Rukun Warga (RW) agar tercipta kampung yang asri dan indah. Fatalnya, tumpukan sampah yang tak kunjung dibersihkan ini malah membuat kampung tak asri dan tak indah.

“Informasinya sudah disampaikan ke DKRTH,” ujar Dwi Aryoko, Ketua RT 6, Petemon.

Tumpukan sampah tersebut juga membuat kemacetan terjadi di kawasan Petemon II, karena tumpukan sampah yang ditempatkan di bahu jalan tersebut meluber hingga ke jalan raya. Akibatnya, pengendara roda empat harus melintas bergantian.

“Harus mengalah salah satu biar bisa lewat, jalannya juga sempit,” ucap Hendra, pengendara roda empat yang melintas.

Baca juga: Polrestabes Surabaya Sosialisasikan Bahaya Kenakalan Remaja

Sumber:Memorandum.co.id

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho.

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal

Satbinmas Polrestabes Surabaya Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba

Surabaya – Seiring dengan perkembangan dari zaman kezaman, sehingga akhir-akhir ini di Surabaya digegerkan dengan isu-isu yang meresahkan masyarakat, yang katanya ulah para remaja yang masih duduk di bangku sekolah.

Berdasarkan dengan isu berita tersebut, Satbinmas Polrestabes Surabaya terus berupaya mencegah dan mensosialisasikan pencegahan kenakalan remaja dibeberapa sekolah di Surabaya.

Hari ini Wakasat Binmas Polrestabes Surabaya, AKP Parmiatun beserta rombongan melaksanakan penyuuhan kenakalan remaja dan bahaya narkoba. Selain itu, AKP Parmiatun juga menyampaikan untuk mematuhi peraturan lalu lintas.

“Kami himbau kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai anak-anak kita agar tidak terjerumus ke tindak kejahatan dan pengaruh narkotika, dan jika nantinya kita sedang berkendara mari kita sama-sama patuhi peranturan lalu lintas.” Ucapnya saat memimpin penyuluhan di SDK ST. Vincentius 1 Surabaya, Jumat (21/2/2020).

Categories
Berita Polisi Surabaya Uncategorized

BMW Tabrak Pohon Hingga Terbalik

Surabaya – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Ir. Soekarno, Surabaya. Mobil BMW berwarna putih tiba-tiba menghantam pohon dan terbalik di tengah jalan, Kamis (20/2/2020) dini hari.

Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, AKP M. Faqih mengungkapkan, pengendara BMW putih diketahui bernama Dylan Budilaksono (19), warga Jemursari. Saat kejadian, pengendara terjepit di dalam. Sejumlah petugas dibantu warga yang melintas mencoba melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan.

Faqih menduga, kecelakaan dipicu lantaran pengemudi kurang konsentrasi ketika berkendara. “Kurang konsentrasi sehingga menabrak pohon dan mobilnya terbalik. Korban mengalami luka ringan di bagian hidung,” kata Faqih.

Baca juga: Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: memorandum.co.id

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho.

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal

Polri Peduli Bumi Candrawasih

Surabaya – Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, SH, SIK, MSi., disela tugasnya mendampingi Kapolri di Kwamki Narama, Mimika, Papua menyempatkan waktu untuk mengunjungi anak anak Binaan Binmas Noken Polri.

Kali pertamanya, Karopenmas Polri dalam kunjungan kerja ikut mendampingi bersama Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jenderal Idham Azis di Mimika,

Kehadiran Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, tidak lain ingin berbagi kegembiraan dengan anak-anak Kwamki Narama di Pondok Pi Ajar dan Taman Baca .

Anak-anak Kwamki ini  tergabung dalam program Unggulan Polisi Pi ajar Binmas Noken Polri, yang merupakan program unggulan milik Binmas Noken Polri dengan tujuan untuk turut mencerdaskan generasi anak bangsa di tanah papua.

Mendukung program Kapolri Mewujudkan Sumber Dara Manusia yang Unggul, Brigjen Pol Argo memperkenalkan diri dan menyapa hingga terbawa penuh kehangatan dengan bernyanyi bersama.

Karopenmas Divhumas Polri Argo Yuwono disela kunjungannya menyempatkan bertanya soal cita-cita anak-anak Kwamki Narama. Dan, banyak dari merka yang menginginkan pada saat dewasa nanti menjadi seorang polisi.

“Tapi yang paling utama adalah adik-adik ini harus takut sama Tuhan. Kalian harus banyak berdoa. Siapa yang rajin berdoa, Tuhan akan kabulkan permintaannya,” Pesan Argo Yuwono, Rabu (19/02/2020).
Tidak hanya berkunjung, Brigjen Pol Argo ini juga memberikan bingkisan kepada anak-anak kepada generasi cilik di Kwamki Narama.

“Ini merupakan bagian dari meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan meningkatkan SDM yang maju. Ini semua kita lakukan dengan mengedepankan pendekatan culture atau budaya setempat,” Ucap Karopenmas Divhumas Polri.
Karopenmas Divhumas Polri  sangat mengapresiasi kinerja Binmas Noken Polri di Mimika yang selama ini membantu melaksanakan fungsi Kepolisian di tengah-tengah masyarakat yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Ini hal yang sangat bagus yang harus kita tingkatkan. Tidak di daerah ini saja, tentunya daerah lain juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tutup Karopenmas Divhumas Polri.

Penulis : Umam