PENYIDIK UNIT 1 SATRESNARKOBA MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN 3 TERSANGKA DAN MELAKSANAKAN KONFORTIR PENYIDIKAN

Beritapolisi.net – ( Sabtu, 22/02/2020) Penyidik Bripka Dodik Ari Wibowo, SH Idik 1 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan riksa terhadap tersangka, Bukanlah perkara mudah dan waktu yang singkat dalam melakukan pemeriksaan terhadap calon tersangka. Dalam melakukan BAP, penyidik wajib juga mencari petunjuk lain yang dibutuhkan oleh anggota Opsnal untuk melakukan pengembangan kasus. Selain itu Penyidik juga berkewajiban menemukan Fakta-fakta yang mendukung penyidik untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka, diluar barang bukti yang sudah ditemukan oleh Anggota Opsnal.

Setelah Fakta-fakta sudah dikantongi oleh penyidik, mereka berkewajiban melakukan gelar perkara sebagai penentu apakah seseorang tersebut dapat dilakukan penahanan atas kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen Masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo, Dengan begitu dunianya kita dapat dan akhiratnya kita dapatkan,” ujar Kombes Pol Sandi Nugroho,

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho. Skt10

TAK KENAL LELAH, PENYIDIK SATRESNARKOBA SETELAH GIAT OLAHRAGA MELAKSANAKAN RIKSA CALON TERSANGKA

Beritapolisi.net – ( Sabtu, 22/02/2020) Penyidik Bripka Emilya Prawitasari, SH Idik 1 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan riksa terhadap tersangka, Bukanlah perkara mudah dan waktu yang singkat dalam melakukan pemeriksaan terhadap calon tersangka. Dalam melakukan BAP, penyidik wajib juga mencari petunjuk lain yang dibutuhkan oleh anggota Opsnal untuk melakukan pengembangan kasus. Selain itu Penyidik juga berkewajiban menemukan Fakta-fakta yang mendukung penyidik untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka, diluar barang bukti yang sudah ditemukan oleh Anggota Opsnal.

Setelah Fakta-fakta sudah dikantongi oleh penyidik, mereka berkewajiban melakukan gelar perkara sebagai penentu apakah seseorang tersebut dapat dilakukan penahanan atas kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen Masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo, Dengan begitu dunianya kita dapat dan akhiratnya kita dapatkan,” ujar Kombes Pol Sandi Nugroho,

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho. Skt10

PENYIDIK UNIT 1 SATRESNARKOBA KEMBALIKAN HANPHONE YANG TIDAK TERKAIT BARANG BUKTI KE PIHAK KELUARGA TERSANGKA

Beritapolisi.net – (Kamis, 20/02/2020) Aktifitas pagi hari di lantai 5 Gedung Anindita tempat Satresnarkoba Polrestabes Surabaya beroperasi sudah terlihat ramai dengan kunjungan dari keluarga tersangka yang ingin berkoordinasi dengan penyidik. Sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat yang meskipun tidak terlibat langsung dengan pelapor seperti yang ditangani oleh Satuan Reskrim, Satresnarkoba mempunyai kewajiban untuk memberikan transparansi dalam melakukan penyidikan suatu tindak pidana penyalahgunaan narkoba kepada keluarga tersangka yang sedang ditangani oleh penyidik.

Seperti yang dilakukan oleh Aiptu Pangrekso Yuswono, SH pada pagi hari itu, mengawali aktifitasnya dengan melayani keluarga tersangka yang ingin mengetahui sejauh mana perkembangan kasus yang dijalani oleh anggota keluarganya yang tertangkap. Dengan ramah, Polwan kelahiran 1975  itu menjelaskan kepada keluarga tersangka sambil menyerahkan  SP2HP sebagai bukti  sejauh mana proses penyidikan berjalan. Selain memberikan transparasi terkait hukum, umumnya pelayanan yang diberikan kepada keluarga tersangka oleh penyidik adalah mengembalikan barang milik tersangka yang tidak termasuk sebagai barang bukti tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

Hal ini di tekankan bahwa tidak ada hal-hal yang ditutupi, dikurangi, atau dilebihkan terkait dengan proses penyidikan yang dilakukan oleh Anggota Polri, sebagai pemenuhan hak-hak yang dimiliki oleh tersangka.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen Masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo, Dengan begitu dunianya kita dapat dan akhiratnya kita dapatkan,” ujar Kombes Pol Sandi Nugroho, Kapolrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.Skt10

PENYIDIK SAMPAIKAN SURAT PEMBERITAHUAN KE PIHAK KELUARGA TERKAIT PERPANJANGAN PENAHANAN DI RUTAN POLRESTABES SURABAYA

Beritapolisi.net – (Kamis, 20/02/2020) Aktifitas pagi hari di lantai 5 Gedung Anindita tempat Satresnarkoba Polrestabes Surabaya beroperasi sudah terlihat ramai dengan kunjungan dari keluarga tersangka yang ingin berkoordinasi dengan penyidik. Sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat yang meskipun tidak terlibat langsung dengan pelapor seperti yang ditangani oleh Satuan Reskrim, Satresnarkoba mempunyai kewajiban untuk memberikan transparansi dalam melakukan penyidikan suatu tindak pidana penyalahgunaan narkoba kepada keluarga tersangka yang sedang ditangani oleh penyidik.

Seperti yang dilakukan oleh Aiptu Suyanto ,SH pada pagi hari itu, mengawali aktifitasnya dengan melayani keluarga tersangka yang ingin mengetahui sejauh mana perkembangan kasus yang dijalani oleh anggota keluarganya yang tertangkap. Dengan ramah, Polwan kelahiran 1976  itu menjelaskan kepada keluarga tersangka sambil menyerahkan  SP2HP sebagai bukti  sejauh mana proses penyidikan berjalan. Selain memberikan transparasi terkait hukum, umumnya pelayanan yang diberikan kepada keluarga tersangka oleh penyidik adalah mengembalikan barang milik tersangka yang tidak termasuk sebagai barang bukti tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

Hal ini di tekankan bahwa tidak ada hal-hal yang ditutupi, dikurangi, atau dilebihkan terkait dengan proses penyidikan yang dilakukan oleh Anggota Polri, sebagai pemenuhan hak-hak yang dimiliki oleh tersangka.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen Masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo, Dengan begitu dunianya kita dapat dan akhiratnya kita dapatkan,” ujar Kombes Pol Sandi Nugroho, Kapolrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.Skt10

AWALI PAGI HARI PENYIDIK UNIT 1 GIAT RIKSA CALON TERSANGKA DALAM KURUN 3X24 JAM

Beritapolisi.net – (Rabu, 19/02/2020) Penyidik Aiptu Suyanto,Sh Idik 1 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan riksa terhadap tersangka, Bukanlah perkara mudah dan waktu yang singkat dalam melakukan pemeriksaan terhadap calon tersangka. Dalam melakukan BAP, penyidik wajib juga mencari petunjuk lain yang dibutuhkan oleh anggota Opsnal untuk melakukan pengembangan kasus.

Selain itu Penyidik juga berkewajiban menemukan Fakta-fakta yang mendukung penyidik untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka, diluar barang bukti yang sudah ditemukan oleh Anggota Opsnal. Setelah Fakta-fakta sudah dikantongi oleh penyidik, mereka berkewajiban melakukan gelar perkara sebagai penentu apakah seseorang tersebut dapat dilakukan penahanan atas kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen Masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo, Dengan begitu dunianya kita dapat dan akhiratnya kita dapatkan,” ujar Kombes Pol Sandi Nugroho, Kapolrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.Skt10

SETELAH MENGIKUTI OLAHRAGA APEL FUNGSI, PENYIDIK UNIT 1 SATRESNARKOBA MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN CALON TERSANGKA

Beritapolisi.net – (Rabu, 19/02/2020) Penyidik Bripka Emilya Prawitasari,SH Idik 1 Satresnarkoba Polrestabes Surabaya melakukan riksa terhadap tersangka, Bukanlah perkara mudah dan waktu yang singkat dalam melakukan pemeriksaan terhadap calon tersangka. Dalam melakukan BAP, penyidik wajib juga mencari petunjuk lain yang dibutuhkan oleh anggota Opsnal untuk melakukan pengembangan kasus.

Selain itu Penyidik juga berkewajiban menemukan Fakta-fakta yang mendukung penyidik untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka, diluar barang bukti yang sudah ditemukan oleh Anggota Opsnal. Setelah Fakta-fakta sudah dikantongi oleh penyidik, mereka berkewajiban melakukan gelar perkara sebagai penentu apakah seseorang tersebut dapat dilakukan penahanan atas kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen Masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo, Dengan begitu dunianya kita dapat dan akhiratnya kita dapatkan,” ujar Kombes Pol Sandi Nugroho, Kapolrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.Skt10