Categories
Berita Polisi Surabaya

Bikin SIM Lewat Calo, Hati-Hati Palsu..!!

Surabaya – Tiga pembuat data dokumen palsu seperti SIM, STNK, KTP, serta Akte diciduk oleh Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Pelaku utamanya bernama, Muhammad Ma’ruf, warga Jalan Ketapang Sukodono, Sidoarjo yang berperan membuat SIM palsu dengan biaya Rp. 400.000.

Tersangka ditangkap Polisi pada, Rabu 22 Junuari 2020 jam 01.00 WIB, setelah mendapat laporan dari salah satu korban bernama, Andik warga Ketintang, Surabaya.

Disamping Ma’ruf, dua pelaku lainnya juga ikut diamankan. Keduanya bernama, Angkasa alias Aceng (36) warga Desa Wuluh, Kesamben Jombang.

Dia berperan mencari orang yang mau mengurus SIM BI Umum palsu, dengan
persyaratan membawa KTP dan pas photo dengan biaya Rp 800.000.

Kemudian persyaratan tersebut diserahkan kepada pelaku Alikhun, (70) asal Jalan Banjar Poh, Banjarbendo, Sidoarjo. Dia berperan perantara menerima persyaratan pembuatan SIM palsu dengan sebesar Rp
600.000.

Sementara, oleh pelaku Aceng dan diserahkan kepada Muhammad Ma’ruf degan biaya pembuatan SIM palsu sebesar Rp. 400.000.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky mengatakan, pelaku diamankan di daerah Jalan Raya Tembaan – Pahlawan Surabaya setelah melalui proses penyelidikan.

Dalam aksinya, Ma’ruf ini menyampaikan kepada Alikun jika dirinya bisa membuat SIM palsu, dan berpesan jika
ada orang yang ingin membuat SIM palsu bisa diserahkan kepadanya.

“Alikun ini kemudian mencari untung lagi dengan mengajak pelaku Aceng mencari calon pembuat SIM atau dokumen lainnya. Setiap satu transaksi, masing-masing mendapat untung Rp. 200.000,” sebut Iptu Rizky, Kamis (23/1/2020).

Lanjut Kanit Resmob, setelah mendapat pesanan SIM palsu, pelaku utama membuat SIM dengan cara membuatnya pada Photoshop dan menempelkan data dan
pasphoto pemesan SIM pada warnet.

“Begitu di edit di Photoshop dan jadi, lalu oleh pelaku dicetaknya di warnet,” tambah Arief Rizky.

Pelaku Ma’ruf sendiri mengaku sudah melakukan pemalsuan tersebut sejak tahun
2016. Sehingga SIM palsu yang telah dibuat oleh Ma’ruf ada sekitar 100 lembar dengan biaya rata-rata Rp. 400.000 perlembar.

Sementara, pelaku Alikun, selain sebagai perantara membuat SIM palsu, dirinya
juga sering membuat surat tanda lunas pajak kendaraan palsu, sesuai dengan
pesanan orang.

Kini tiga pelakunya mendeka dalam penjara di Polrestabes Surabaya. Polisi akan menjeratnya dengan Pasal 263 KUHP, yang ancaman hukuman 5 Tahun penjara.

Barang bukti yang diamankan, 5 buah HP, 198 lembar tanda lunas pajak kendaraan, 9 lembar STNK bekas, 11 lembar plastik STNK, 9 buah silet, 3 KTP, 3 ATM, serta 1 buah SIM B1 umum dan flasdisk.

Baca juga: Tentang Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: kabarjawatimur.com

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho.

Categories
Berita Polisi Surabaya

Polisi Pastikan Kelancaran Arus Lalin di Surabaya

Surabaya – Anggota Satlantas Polrestabes Surabaaya dalam reangka mendukung tujuh program prioritas kapolri meningkatkan harkamtibmas.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy CandraS.I.K., M.Si. memerintahkan anggotanya di sejumlah titik yang kerap terjadi kemacetan, Jum’at (24/01/2020).

“Kami siagakan anggota kami di beberapa titik untuk mengamankan aktifitas warga Surabaya yang sedang beraktivitas di pagi hari ini ” ujar Kasat lantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra,S.I.K., M.Si.

Personil Satlantas Polrestabes Surabaya melakukan pengaturan lalu lintas dari pukul 06.00 wib – 08.30 wib. Selain melakukan pengaturan tak jarang pula juga membantu penyeberang jalan di kawasan tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengurai kemacetan lalu lintas serta bentuk pelayanan terhadap masyarakat yang beraktifitas di pagi hari.

Dengan keberadaan Personil Satlantas Polrestabes Surabaya dilapangan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat. Tidak hanya itu diharapkan anggota mampu mengatasi dan mengurangi kemacetan lalu lintas di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya juga mengingatkan anggotanya untuk tetap semangat dalam melaksanakan tugas memberikan pelayanan, perlindungan serta pengayoman kepada masyarakat. “Satu nyali wani tertib, jogo suroboyo” semangat AKBP Teddy Chandra,S.I.K., M.Si. kepada Anggotanya.

Disisi lain, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho juga menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita bekerjasama dan sama – sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo, dengan begitu dunianya kita dapat dan akhiratnya kita dapatkan,”ujar Kombes Pol. Sandi Nugroho.

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal

Pembuat SIM Fiktif Dibekuk Polrestabes Surabaya

Surabaya – Polrestabes Surabaya menangkap tiga orang komplotan pembuatan  surat dan dokumen palsu untuk kendaraan seperti Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Menurut Alikhun (70) salah satu pelaku, dirinya mengaku sebagai pencari orang yang hendak memperpanjang surat.”Saya mencari orang yang mau memperpanjang SIM, STNK atau surat lain. Korban membayar seharga Rp 600 ribu dan pembuat surat palsu saya beri Rp 300 ribu,” jelasnya.

Usai mendapatkan korban yang hendak membuat surat, kakek 70 tahun inj menghubungi Muhammad Ma’ruf (60) yang membuat surat palsu. Usai diberikan data Kartu Tanda Penduduk (KTP), Ma’aruf memasukkan data ke format file surat palsu di perangkat leptopnya.

Selanjutnya usai data dimasukkan, kakek paruh baya ini mencetak SIM, STNK, atau surat resmi lainnya ke jasa cetak print. Usai mencetak, Ma’ruf pun membuat legalisir supaya tak nampak jika palsu.

“Kalau SIM saya tempel kertas sampai kaku dan mirip SIM asli. Kemudian saya legalisir supaya tak rusak. Kalau sudah jadi saya dapat Rp 300 sampai Rp 400 ribu dari Alikhun rekan saya,” paparnya.

Iptu Arief Ryzki, Kanit Resmob Polrestabes Surabaya menjelaskan pelaku diduga membuat pemalsuan SIM, pajak STNK, Kartu Keluarga (KK), Surat Cerai, dan Kartu NPWP. Menurutnya, kepolisian Satlantas tak akan mencurigai saat melihat SIM dan STNK palsu. Sebab, selain dilegalisir, petugas juga terdesak waktu operasi.

“Karena terburu-buru Satlantas tak akan mencurigai kalau palsu. Padahal jika dibandingkan secara rinci, kondisi stampel, foto dan sidik jari SIM tampak beda. Yang palsu tintanya lebih tebal atau warnanya lebih tua,” paparnya.

Selain itu, ketiga pelaku yakni Alikhun, Muhammad Ma’ruf dan Ache Angkasa ini akan dijerat pasal 263 UU KUHP tentang pemalsuan dokumen. Dari tangan tersangka petugas mengamankan sejumlah ratusan surat STNK bekas asli yang dirubah datanya, bukti SIM palsu, STNK palsu yang sudah dirubah, NPWP, KK dan KTP.

Baca juga: Tentang Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: beritajatim.com

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho.

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal

Aman Selama 3 Tahun, Komplotan Pemalsu SIM Ini Akhirnya Digulung

Surabaya – Tiga orang komplotan pemalsu SIM di Surabaya digulung. Komplotan tersebut telah beroperasi sejak tahun 2016.

Ketiga tersangka itu adalah Aceng (36) warga Kesamben Jombang, Alikhun (70) warga Banjarbendo, Sidoarjo dan M Ma’ruf warga Sukodono, Sidoarjo.

“Mereka kami tangkap berkat laporan dari rekan-rekan lalu lintas terkait pemalsuan SIM,” kata Kanit Resmob Iptu Arief Rizky Wicaksana kepada wartawan, Kamis (23/1/2020).

Menurut Arief, ketiga tersangka mempunyai peran yang berbeda-beda. Ma’ruf merupakan otak sekaligus pembuat SIM palsu, sedangkan Alikhun sebagai perantara, dan Aceng sebagai pencari klien.

“Untuk peran masing-masing, Ma’ruf ini yang membuat, lalu yang mencarikan klien Aceng ini dan perantara Ali ini,” terangnya.

Dalam proses pembuatan SIM palsu, lanjut Arief, Ma’ruf biasanya mencetak di warnet. Sedangkan format dan datanya mereka ambil dari SIM lama kliennya yang sudah mati.

“Mereka tidak punya alat khusus. Jadi kalau mencetaknya ngeprint di warnet dan datanya diambil dari SIM lama milik klien yang sudah mati. Ini juga kami sita flashdisk yang berisi berbagai format SIM,” jelasnya.

“Setiap klien yang minta dibuatkan ditarik sekitar Rp 800 ribu. Uang itu kemudian mereka bagi sesuai peran masing-masing tersangka,” tambah Arief.

Selain SIM, sindikat ini juga menerima jasa pemalsuan berbagai dokumen negara lainnya seperti KTP, STNK, KK, bukti pembayaran pajak kendaraan bermotor dan lain-lain. Namun saat ini pihak polisi masih menyelidiki terkait pemalsuan SIM terlebih dahulu.

“Selain SIM sebenarnya masih banyak lagi jasa pemalsuan dokumen negara yang mereka buat tapi sementara kami selidiki yang laporan SIM. Untuk yang lainnya kami akan dalami lagi,” tandas Arief.

Baca juga: Tentang Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: news.detik.com

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho.

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal

Tiga Orang Pelaku Pemalsu Surat Penting Berhasil Ditangkap Polisi

Surabaya – Sindikat pemalsu dokumen negara berupa KTP, SIM, STNK, Kartu Keluarga (KK) hingga Akta Cerai di Surabaya dibongkar Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Tiga orang dalam sindikat tersebut ditangkap.

Tiga pelaku itu bernama Ma’ruf (39) warga Sukodono Sidoarjo, Alikhun (70) warga Banjarpoh Sidoarjo dan Angkasa alis Ache (36) warga Kesamben Jombang. Ketiganya sudah beroperasi sekitar satu tahun.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana menyebut, dalam aksinya, tersangka Ma’ruf berperan sebagai pengedit atau pembuat, sementara tersangka Ache dan Alikhun berperan sebagai tenaga pemasaran atau calo.

“Mereka meniru surat-surat lama yang didapatkan dari para pemesannya untuk diedit dan dicetak kembali menyerupai asli dan surat yang baru,” terang Arief di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (23/1/2020).

Alumnus AKPOL Tahun 2013 itu menambahkan, dalam penyelidikan yang dilakukan, ia dan tim menyita flashdisk yang di dalamnya terdapat file berisi format surat-surat palsu.

Sementar dari pemeriksaan terungkap bahwa sindikat ini beraksi secara offline atau dari mulut ke mulut. Dalam satu dokumen SIM jadi, tersangka Ma’ruf mematok harga Rp 400 ribu. Oleh Ali dinaikkan harganya menjadi Rp 600 ribu. Selanjutnya oleh Acheng dibandrol Rp 800 ribu ke pemesan.

“Mereka para perantara ini saling mengambil untung Rp 200 ribu. Awalnya mereka tidak bilang SIM tersebut palsu, namun langsung dilaminating untuk menyamarkan SIM tersebut,” beber Arief.

Menurutnya, tersangka Ma’ruf memanfaatkan surat-surat lama yang sudah mati kemudian diperbarui dengan memanfaatkan printer. Sedangka dua tersangka yang berperan sebagai calo, menerima pesanan dari sejumlah orang se Jawa Timur.

“Sudah berjalan satu tahun mereka. Bahan dasarnya dari surat lama, pasiennya yang minta. Ini palsu. Untuk perbedaan hasil, jelas dibutuhkan uji lab kan, tapi kalau dilihat kasat mata tetap ada perbedaannya,” paparnya.

Sementara itu, tersangka Ma’ruf mengaku hanya membuat dokumen sesuai dengan permintaan Alikhun.

“Ya saya tergantung pesanan. Kalau SIM Rp 400 ribu, kalau seperti KTP itu Rp 300 ribu. Sebulan tidak mesti dapat satu. Tapi kadang satu minggu gitu dapat dua. Jadi tidak tentu, uangnya buat makan,” ucap Ma’ruf.

Dari tangan ketiga tersangka disita barang bukti 5 buah HP, 198 lembar tanda lunas pajak kendaraan, 9 lembar STNK bekas, 11 lembar plastik STNK, 9 buah silet, 3 KTP, 3 ATM, serta 1 buah SIM B1 umum dan flasdisk. Ketiganya dijerat Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen negara.

Baca juga: Tentang Polrestabes Surabaya dan Kapolrestabes Surabaya

Sumber: jatimnow.com 

Kapolrestabes Surabaya. Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Sandi Nugroho.

Categories
Berita Polisi Surabaya Hukum Dan Kriminal Uncategorized

Unit Resmob Polrestabes Surabaya Bekuk Tiga Orang Pemalsu Surat-Surat Penting

Surabaya – Ada-ada saja kelakuan sekelompok bapak-bapak di Surabaya ini untuk mendapatkan uang, lantaran mereka membuat surat-surat penting palsu.

Hari ini Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali gelar konferensi pers ungkap kasus pemalsuan surat-surat kendaraan fiktif.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Ryzki Wicaksana, S.I.K., M.Si., didampingi Kaur Subbag Humas Polrestabes Surabaya, Ipda MK Umam., mengungkap kasus pemalsuan surat tersebut di depan Gedung Anindita Polrestabes Surabaaya, Kamis (23/01/2020).

Diantara tersangka yang di tangkap Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya diantaranya berinisial AA (36) asal Jombang, AL (70) dan MM beralamat Sidoarjo.

Menurut Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana, S.I.K., M.Si., mengatakan penangkapan terhadap tersang berawal dari sebuah laporan pada tanggal 15 Januari 2020 kemarin.

“Jadi ini kita dapat ungkap berkat bantuan teman-teman semua dari anggota Kepolisian, kita petik informasi dari rekan-rekan Lalu Lintas lalu kita lanjutkan dengan taktik dan teknik penyelidikan kita, ketemulah dengan tersangka-tersangka ini.” Jelas Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Peran dari masing-masing tersangka tentu berbeda, tersangka MM menyampaikan kepada AL bahwa dirinya dapat membuat SIM Palsu dengan tarif sekitar 400.000.

Sedangkan si AL ini mengajak temannya AG untuk mencari konsumen apabila ada yang ingin mengurus SIM Palsu dapat menghubungi tersangka AL dengan biaya Rp 600.000.

Selanjutnya tersangka AG memberitahukan kepada saksi Kuswanto bahwa dirinya bisa menguruskan SIM B1 Umum dengan biaya Rp 800.000. dua hari kemudian SIM B1 umum tersebut sudah selesai.

Setelah mendapat pesanan SIM palsu,tersangka MM membuat SIM dengan cara membuat pada photoshop dan menempelkan data dan pas photo pemesan SIM pada warnet. Kemudian hasilnya disimpan dalam Flashdisk,selanjutnya diprint out pada warnet tersebut.

Intinya mereka ini saling lempar satu sama lain dengan manarik harga yang berbeda. Kemudian saat penggeledahan petugas mendapakan barang bukti surat-surat penting fiktif seperti sejumlah STNK, SIM, KTP dan NPWP palsu.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Ryzki Wicaksana, S.I.K., M.Si., menegaskan akibat perbuatannya para tersangka ini di kenakan pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Kami himbau kepada masyarkat jika ingin mengurus surat-surat penting seperti SIM dan lain sebagainya jangan ikut calo, langsung saja ke kekantor satlantas atau kekantor yang berkaitan dengan surat-surat tersebut,” himbau Kanit Resmobo Polrestabes Surabaya, Iptu Artef Rizky Wicaksana, S.I.K., M.Si., (a.f/red)

Categories
Uncategorized

BRIPKA MAIKO TEGUH LAKUKAN PEMERIKSAAN TERHADAP CALON TERSANGKA BARU

Beritapolisi.net – (Kamis, 23/01/2020) Suasana Ruang Unit III menjadi ramai. Antrian tersangka untuk dilakukan pemeriksaan tampak mengular, membuat Penyidik tidak punya waktu lagi untuk bersantai.

Seperti yang dilakukan Bripka Maiko berjibaku di depan Laptop masing-masing, memeriksa hasil tangkapan Anggota Opsnal Unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya. Bukanlah perkara mudah dan waktu yang singkat dalam melakukan pemeriksaan terhadap calon tersangka. Dalam melakukan BAP, penyidik wajib juga mencari petunjuk lain yang dibutuhkan oleh anggota Opsnal untuk melakukan pengembangan kasus.

Selain itu Penyidik juga berkewajiban menemukan Fakta-fakta yang mendukung penyidik untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka, diluar barang bukti yang sudah ditemukan oleh Anggota.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen Masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo, Dengan begitu dunianya kita dapat dan akhiratnya kita dapatkan,” ujar Kombes Pol Sandi Nugroho, Kapolrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.Skt.10

Categories
Berita Polisi Surabaya Uncategorized

Polsek Gubeng Polrestabes Surabaya melaksanakan giat penggal jalan

Surabaya – Polsek Gubeng Polrestabes Surabaya dalam rangka mendukung program kapolri anggota Opsnal Reskrim Polsek Gubeng Polrestabes Surabaya melaksanakan giat penggal jalan disekitar Jl. Mojo Klangru Surabaya, Kamis 23/01/2020.

Anggota mengantisipasi adanya curat curas curanmor dan kuda liar. Situasi lingkunga aman terkendali. Setiap kegiatan dilaporkan ke coment center dan gubeng 1-0

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen Masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo, Dengan begitu dunianya kita dapat dan akhiratnya kita dapatkan,” ujar Kombes Pol Sandi Nugroho, Kapolrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.

#Jogo Suroboyo

Categories
Berita Polisi Surabaya Uncategorized

Jaga Keamanan Gereja

Surabaya – Polsek Gubeng Polrestabes Surabaya Dalam rangka mendukung program kapolri  menjaga keamanan situasi kamtibmas anggota sabhara Polsek Gubeng Polrestabes Surabaya melaksanakan patroli keamanan di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jl. Ngagel Jaya Utara Surabaya, Kamis (23/01/2020).

Anggota sampaikan pesan dan kamtibmaa kepada security antisipasi 3C (curat, curas, curanmor) atau kejahatan lainnya seperti teror bom. Setiap kegiatan dilaporkan ke coment center dan gubeng 1-0

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan wujud kehadiran anggota Polrestabes Surabaya di lapangan, hal ini bertujuan untuk mendekatkan diri dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga kota Surabaya.

“Mari kita bekerjasama dan sama-sama bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan tujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bersinergi antara Polrestabes Surabaya dengan semua elemen Masyarakat untuk bersama Jogo Suroboyo, Dengan begitu dunianya kita dapat dan akhiratnya kita dapatkan,” ujar Kombes Pol Sandi Nugroho, Kapolrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya, Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.

#Jogo Suroboyo

Categories
Berita Polisi Surabaya

Binrohtal Polrestabes Surabaya, Hikmah Taubat Sebelum Ajal Mendekat

Beritapolisi.net – Jernihkan hati dan fikiran, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. beserta PJU dan anggota Polrestabes Surabaya setelah melaksanakan apel pagi langsung beranjak ke Masjid Baiturrahman Polrestabes Surabaya guna mengikuti kegiatan bimbingan rohani dan mental (Binrohtal).

Sebelum kegiatan itu dimulai, terlebih dahulu dihiasi dengan lantunan asmaul husna kemudian dimulai dengan sholat dhuha berjamaah.

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an (surah yasin) serta tahlil bersama di Masjid tersebut.

Setelah itu para anggota bersama Pimpinan yang hadir pada kesempatan kali ini, melanjutkan mendengarkan tausyiah dari Ustadz Bashori Alwi yang mana tema yang dibawakan adalah hikmah taubat sebelum ajal mendekat.

Pada kesempatan yang sama Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Agus Sudaryatno, menduduki barisan depan didamping Kasatreskrim Polrestabes Surabaya menyimak tausyiah yang disampaikan Ustadz Bashori Alwi.

“Kita butuh bersyukur dan kasih apresiasi kegiatan ini dilaksankan, sebab dengan tausyiah ini bisa kita mengingatkan diri kepada Allah,” ucap Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Agus Sudaryatno, Kamis (23/01/2020). (f/red)