IMG_20170413_174546SIDRAP, SULSEL — Setelah diberlakukannya program E-Tilang oleh Polri, Satuan Lalu Lintas Polres Sidrap intens melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait sistem penindakan yang baru ini.

Untuk menerapkan E-Tilang ini pula, dilakukan operasi rutin Kepolisian, dengan maksud untuk menertibkan pengendara yang tidak melengkapi dokumen saat berkendara.

Untuk memudahkan dan mempercepat pembayaran denda, Satuan Lalu Lintas Polres Sidrap bekerjsama dengan pihak BRI dalam kegiatan operasi Kepolisian tersebut.

“Supaya proses lebih cepat, masyarakat bisa langsung membayar dimobil BRI yang sudah stand by dilokasi tempat kita lakukan operasi, jadi uang hasil tilang atau penindakan tersebut langsung masuk ke kas negara, bukan ke petugas,” ujar Kasatlantas Polres Sidrap AKP H. Muhdar, S.Sos, SH, Kamis (13/4/2017).

“Tadi dalam operasi kami di jalan jenderal Sudirman, pangkajene Sidrap, kita menjaring 19 pelaanggar, rata-rata mereka tidak punya SIM dan STNK,” tambah mantan Panit Lantas Polsek Bontoala ini.

Dalam operasi ini, Satuan Lalu Lintas Polres Sidrap menggunakan dua cara, yakni sistem hunting dan langsung, yaitu pihaknya memantau dan mengawasi, sementara sistem langsung yakni dengan menetap di satu tempat.

“Masyarakat yang terjaring dalam E-Tilang diberi jangka waktu 3 hari untuk menyelesaikan dokumen dan admistrasinya, jika tidak akan diteruskan kepengadilan untuk disidangkan,” tutupnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here