Keberanian warga untuk menjadi Polisi bagi dirinya sendiri patut diapresiasi. Karena selain bisa menjadi teladan di tengah masyarakat, upaya ini tentu rentan resiko.

Upaya warga menjadi Polisi bagi diri sendiri, terkait keselamatan pada tindak kriminal seperti dilakukan tiga warga asal Waru, Sidoarjo. Mereka adalah Peri Dwi Fibrianti, korban penjambretan yang berhasil mengejar pelakunya sendiri. Lalu yang kedua adalah Lilik Roesianto berhasil mengungkap pelaku kasus spesialis pencurian rumah kosong di wilayah Pondok Candra.

Kemudian M. Arifin seorang satpam perumahan yang berhasil mengejar dan menangkap pelaku jambret dengan kekerasan.

Sebagai apresiasi ketiga warga yang telah berani membantu tugas Polisi. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji hadir dalam acara Halal Bihalal dan Tasyakuran HUT Bhayangkara ke-71 yang diselenggarakan Polsek Waru Polres Sidoarjo.

Pada kesempatan yang dihadiri Forkopimka Waru itu, Kapolresta Sidoarjo menyerahkan penghargaan kepada ketiga warga yang berani menjadi Polisi bagi diri sendiri dan masyarakat, (Peri Dwi Fibrianti, Lilik Roesianto dan M. Arifin).

“Kami sangat berterima kasih atas upaya yang dilakukan warga dalam membantu tugas Polisi. Dalam hal ini kasus kriminal. Apalagi mereka tidak sampai main hakim sendiri. Inilah teladan yang harus kita tiru, karenanya kami dari Polres Sidoarjo mengapresiasi upaya warga seperti demikian berupa pemberian reward,” ujar Kombes Pol Himawan Bayu Aji.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here