27 C
Surabaya
29 September 2026
Berita Polisi Berita Polisi Indonesia

Kaleidoskop Polda Metro Jaya 2025, Jaga Jakarta untuk Indonesia Emas 2045

Kaleidoskop Polda Metro Jaya 2025, Jaga Jakarta untuk Indonesia Emas 2045

Polda Metro Jaya menggelar rilis akhir tahun (RAT) 2025 pada Rabu, 31 Desember 2025, memaparkan berbagai keberhasilan dalam menjaga kondusivitas Jakarta sepanjang tahun. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri.

Bertempat di gedung BPMJ, Jakarta Selatan, acara tersebut dihadiri oleh para pejabat utama (PJU) Polda Metro Jaya, Kapolres jajaran, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Polda Metro Jaya turut menyoroti perannya dalam mendukung ketahanan pangan pemerintah pusat. Komitmen ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Dukungan tersebut diwujudkan melalui gerakan pangan murah, penanaman jagung, hingga pendirian beberapa Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Capaian Pengungkapan Kasus Kriminal

Capaian signifikan juga terlihat dari pengungkapan kasus-kasus kriminal. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil mengungkap dan menyelesaikan kasus hingga 109 persen dari target.

Sementara itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) mencatat pengungkapan 58 persen kasus. Salah satu keberhasilan menonjol adalah terbongkarnya sindikat impor baju bekas ilegal jaringan internasional, yang diikuti dengan pembekuan aset Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) senilai Rp 22 miliar.

Di ranah digital, Direktorat Reserse Siber (Ditreskrimsiber) bersama pemangku kepentingan terkait berhasil mengungkap sejumlah kejahatan siber. Upaya mereka mencakup pemblokiran situs judi online dan modus penipuan love scam, demi menciptakan ruang digital yang aman bagi masyarakat.

Tak ketinggalan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya juga menunjukkan kinerja impresif. Sepanjang tahun 2025, total barang bukti narkoba seberat 3,2 ton berhasil disita. Jumlah ini diperkirakan mampu menyelamatkan 10.164.673 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Polda Metro Jaya Terima Laporan Polisi Paling Tinggi se-Indonesia

Jakarta: Polda Metro Jaya menggelar agenda rilis akhir tahun (RAT) untuk menyampaikan kinerja dan capaian sepanjang 2025 di Gedung BPMJ, Jakarta. RAT dibuka dengan tayangan kaleidoskop kinerja Polda Metro.

Kemudian, dilanjutkan penyampaian paparan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri. Asep mengatakan RAT ini sebagai bentuk keterbukaan, akuntabel, dan transparansi kepada masyarakat.

Kaleidoskop yang ditampilkan menggambarkan dinamika Kamtibmas pelayanan, dan penegakan hukum yang dilakukan. Asep menyebut sepanjang 2025, Polda Metro Jaya paling tinggi se-Indonesia menerima laporan polisi dari masyarakat.

“Tingginya volume gangguan Kamtibmas di Polda Metro Jaya, dengan jumlah laporan polisi tertinggi di Indonesia dan berkontribusi sekitar 16 persen dari total laporan polisi nasional,” kata asep dalam paparannya di BPMJ, Jakarta, Rabu, 31 Desember 2025.

Berdasarkan data yang dipaparkan, ada 329.120 laporan kejahatan di seluruh Indonesia. Polda Metro Jaya menerima 74.013 laporan kejahatan atau 16 persen dari jumlah laporan polisi nasional.

Asep menyebut pada aspek Kamtibmas sepanjang 2025, Polda Metro Jaya melaksanakan pengamanan di berbagai kegiatan masyarakat. Baik agenda nasional, internasional, dan demonstrasi dengan 2.304 kegiatan.

“Kami berupaya untuk melayani, hak aspirasi dihormati, namun ketertiban umum harus tetap terjaga,” pungkas jenderal polisi bintang dua itu.

Adapun, RAT Polda Metro Jaya ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda Metro, seperti Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, hingga para direktur.

Selain itu, hadir pula Pangdam Jaya, Penyidik Madya BNNP Siswoyo, hingga elemen masyarakat.

Related posts

Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas, Kapolda Sumsel Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

beritapolisi

Kentongan Kapolda Sumsel Tandai Era Revolusi Satkamling Berbasis Digital Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dan PJU serta tokoh masyarakat, saat membuka pelatihan Satkamling tahun 2026. Fhoto : Istimewa Suara dentuman kentongan yang dipukul oleh Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Mapolda Sumsel, Rabu (10/6/2026), menjadi pertanda besar bagi keamanan warga Bumi Sriwijaya. Hari itu, Polda Sumsel resmi melakukan “revolusi” besar-besaran terhadap Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling). Bukan lagi sekadar pos ronda tradisional yang sunyi, Satkamling kini bertransformasi menjadi garda depan yang canggih, adaptif, dan berbasis teknologi. Sinergi Teknologi dan Gotong Royong Sebanyak 1.700 peserta dari seluruh pelosok Sumatera Selatan bersatu, baik secara langsung maupun virtual untuk mengikuti pelatihan intensif. Mereka dibekali kemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital, mulai dari integrasi CCTV lingkungan hingga koneksi langsung ke Call Center Polri 110. Artinya, potensi gangguan keamanan kini dapat dideteksi dalam hitungan detik. Namun, di balik kecanggihan teknologi tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan satu hal fundamental: “Keamanan bukan hanya milik polisi, tapi tanggung jawab kita bersama.” “Nyago Bumi Sriwijaya: Aman dan Baik” Dengan rompi bertuliskan “Nyago Bumi Sriwijaya Aman dan Baik”, para anggota Satkamling kini menjadi “mata dan telinga” negara yang siaga 24/7. Polda Sumsel ingin menghidupkan kembali roh gotong royong masyarakat yang dipadukan dengan standar keamanan modern. Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa langkah ini adalah bukti komitmen kepolisian untuk menciptakan ruang hidup yang kondusif. “Dengan dukungan warga dan teknologi, deteksi dini terhadap potensi kejahatan akan jauh lebih efektif. Ini adalah tentang keamanan yang responsif dan transparan,” ujarnya. Revitalisasi ini bukan sekadar pelatihan rutin. Ini adalah langkah konkret Polda Sumsel untuk memastikan bahwa setiap sudut lingkungan di Sumatera Selatan menjadi tempat yang aman untuk bekerja, bersekolah, dan beribadah. Dengan semangat baru ini, Bumi Sriwijaya kini memiliki perisai ganda: teknologi mutakhir di satu sisi, dan kepedulian warga yang tak pernah tidur di sisi lainnya.

beritapolisi

Kapolda Metro Jaya Tinjau Dapur SPPG Cengkareng, 3.800 Anak Dapat Makan Bergizi

Khoirul Amin

Leave a Comment