25.6 C
Surabaya
5 Oktober 2026
Berita Polisi Berita Polisi Indonesia

Salut dan Bangga, Sosok Humanis Kombes Pol Budi Hermanto Selalu di Hati Warga Batu

Salut dan Bangga, Sosok Humanis Kombes Pol Budi Hermanto Selalu di Hati Warga Batu

Nama Kombes Pol Budi Hermanto atau yang akrab disapa Buher, kembali mencuri perhatian publik. Kali ini bukan karena aksi penegakan hukum, melainkan karena rasa bangga dan haru dari warga Kota Batu setelah dirinya resmi dilantik menjadi Kabid Humas Polda Metro Jaya.  Baca Juga : DLH Kota Batu Asah Kapasitas Pengelola TPS3R, Siapkan Operasional Rumah Kompos 2026 Obat Jepang untuk meningkatkan pertumbuhan tinggi badan. +15 cm dalam 3 bulan Bagi masyarakat Batu, Buher bukan sekadar perwira polisi, ia adalah sosok yang membumi, visioner, dan meninggalkan jejak kebaikan yang dalam. Herman Aga, anggota komunitas Sabers Pungli yang memiliki kepanjangan Sapu Bersih Nyemplung Kali ini masih ingat betul bagaimana Buher hadir di tengah gerakan sosial tersebut saat menjabat sebagai Kapolres Batu. Baca Juga : Wali Kota Batu: Pahlawan Tak Berebut Jabatan, Tapi Mengabdi untuk Bangsa “BuHer sangat peduli dengan masyarakat dan lingkungan. Beliau turun langsung, bahkan nyemplung kali saat kerja bakti Sabers Pungli. Waktu itu sampai dijaga pasukan bersenjata karena beliau tak mau hanya memantau dari jauh,” kenang Herman, Selasa 11 November 2025. Gerakan Sabers Pungli bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan simbol perlawanan terhadap citra negatif yang sempat melekat di Batu akibat kasus besar beberapa tahun lalu.

“Kami waktu itu ingin menyeimbangkan ‘bad news’ dengan ‘good news from Batu’. Buher hadir, memberi semangat dan dukungan moral, agar gerakan ini tumbuh dari kesadaran warga sendiri,” lanjutnya. Delapan tahun berlalu, Sabers Pungli masih aktif bergerak dari desa ke desa, menjadi bukti nyata bahwa gagasan dan semangat yang ditanamkan Buher terus berakar kuat di masyarakat. “Buher orang yang visioner dan peduli. Ia tidak hanya bicara, tapi memberi contoh langsung,” tutur Herman dengan nada bangga. Para tokoh agama pun angkat topi, seperti yang disampaikan oleh Habib Asyik, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah sekaligus pengurus Gerakan Nasional Ayo Mondok. “Pak Buher selalu tampil dengan gaya kepemimpinan yang seimbang. Ia mampu memperbaiki kinerja internal Polri, tapi juga aktif blusukan ke masyarakat,” ujarnya. Bagi Habib Asyik, kehadiran Buher di tengah masyarakat bukan formalitas, tapi bentuk kepedulian yang tulus. “Beliau sering datang ke pesantren, ke masyarakat miskin, ke tempat ibadah. Selalu membawa pesan damai dan rasa aman. Dimanapun beliau bertugas, suasana pasti jadi lebih kondusif,” ujarnya.

“Saya yakin amanah baru ini akan memberi dampak positif, tidak hanya bagi Polda Metro Jaya tapi juga bagi Polri secara umum,” tutur Gus Habib. Sebagai contoh, langkah cepat Polda Metro Jaya dalam mengungkap kasus penembakan penjaga kampung beberapa waktu lalu menjadi bukti nyata efektivitas kepemimpinan yang responsif. Baca Juga : Pameran Perumahan Perdana di Kota Batu, 30 Pengembang Tampil di Graha Pancasila “Respon cepat, update transparan, dan hasilnya dalam hitungan jam. Itulah ciri khas kerja BuHer yang kami kenal sejak dulu,” ujarnya. Meski kini bertugas di Jakarta, nama Buher tetap melekat di hati warga Kota Batu. Sosoknya yang hangat, dekat dengan masyarakat, dan tak segan turun ke lapangan menjadikannya panutan bagi banyak pihak.

, Mulai Prasasti Sangguran hingga Kampung Tempe Beji Dalam setiap langkahnya, Buher selalu menunjukkan bahwa jabatan hanyalah sarana untuk berbuat baik. Ia menanamkan nilai sederhana bahwa menjadi polisi bukan sekadar menegakkan hukum, tapi juga menjaga kemanusiaan. Kini, dari Batu hingga Jakarta, doa dan kebanggaan masyarakat terus mengiringi langkahnya.  “Karena bagi warga Batu, Buher bukan hanya perwira polisi ia adalah teladan tentang bagaimana kekuasaan digunakan untuk melayani, bukan dilayani. Semoga selalu diberi kelancaran dalam mengemban tugas dan semakin berprestasi,” tuturnya.

Related posts

Kentongan Kapolda Sumsel Tandai Era Revolusi Satkamling Berbasis Digital Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dan PJU serta tokoh masyarakat, saat membuka pelatihan Satkamling tahun 2026. Fhoto : Istimewa Suara dentuman kentongan yang dipukul oleh Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Mapolda Sumsel, Rabu (10/6/2026), menjadi pertanda besar bagi keamanan warga Bumi Sriwijaya. Hari itu, Polda Sumsel resmi melakukan “revolusi” besar-besaran terhadap Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling). Bukan lagi sekadar pos ronda tradisional yang sunyi, Satkamling kini bertransformasi menjadi garda depan yang canggih, adaptif, dan berbasis teknologi. Sinergi Teknologi dan Gotong Royong Sebanyak 1.700 peserta dari seluruh pelosok Sumatera Selatan bersatu, baik secara langsung maupun virtual untuk mengikuti pelatihan intensif. Mereka dibekali kemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital, mulai dari integrasi CCTV lingkungan hingga koneksi langsung ke Call Center Polri 110. Artinya, potensi gangguan keamanan kini dapat dideteksi dalam hitungan detik. Namun, di balik kecanggihan teknologi tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan satu hal fundamental: “Keamanan bukan hanya milik polisi, tapi tanggung jawab kita bersama.” “Nyago Bumi Sriwijaya: Aman dan Baik” Dengan rompi bertuliskan “Nyago Bumi Sriwijaya Aman dan Baik”, para anggota Satkamling kini menjadi “mata dan telinga” negara yang siaga 24/7. Polda Sumsel ingin menghidupkan kembali roh gotong royong masyarakat yang dipadukan dengan standar keamanan modern. Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa langkah ini adalah bukti komitmen kepolisian untuk menciptakan ruang hidup yang kondusif. “Dengan dukungan warga dan teknologi, deteksi dini terhadap potensi kejahatan akan jauh lebih efektif. Ini adalah tentang keamanan yang responsif dan transparan,” ujarnya. Revitalisasi ini bukan sekadar pelatihan rutin. Ini adalah langkah konkret Polda Sumsel untuk memastikan bahwa setiap sudut lingkungan di Sumatera Selatan menjadi tempat yang aman untuk bekerja, bersekolah, dan beribadah. Dengan semangat baru ini, Bumi Sriwijaya kini memiliki perisai ganda: teknologi mutakhir di satu sisi, dan kepedulian warga yang tak pernah tidur di sisi lainnya.

beritapolisi

Fokus Berikan Pelayanan , Polda Metro Jaya Siapkan Pelayanan Perayaan Natal Tiberias di GBK

Khoirul Amin

BNN Hadirkan Pemulihan Terpadu Kampung Muara Bahari Jadi Kampung Harapan Bersinar

Khoirul Amin

Leave a Comment