28.1 C
Surabaya
19 Oktober 2026
Berita Polisi Berita Polisi Indonesia

Prihatin Mobil Tabrak SD di Cilincing Kapolda Metro Jaya Doakan Korban Lekas Pulih

Prihatin Mobil Tabrak SD di Cilincing Kapolda Metro Jaya Doakan Korban Lekas Pulih

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan keprihatinannya atas insiden mobil operasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara. Irjen Asep mendoakan para korban segera pulih.
“Pak Kapolda menyampaikan rasa prihatin atas kejadian ini dan semoga anak-anak kita yang menjadi korban segera ditangani dengan baik dan pulih kembali,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis (11/12/2025).

Budi Hermanto menyampaikan Polrres Metro Jakarta Utara juga telah menyiapkan Posko Pelayanan bari korban. Tim trauma healing juga diturunkan untuk memulihkan psikis siswa pasca-kejadian.

“Polres Jakut sudah menyiapkan Posko Pelayanan untuk korban dan juga tim trauma healing akan turun membantu pemulihan psikis para korban,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Budi Hermanto mengatakan saat ini pihak kepolisian tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan melibatkan tim Traffic Accident Analyst (TAA) Ditlantas Polda Metro Jaya.

Kapolda Metro dan Wagub DKI Jenguk Siswa SD Cilincing Ditabrak Mobil MBG
“Dan untuk sopir yang mengendarai mobil Gran Max telah diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan atas insiden ini,” imbuhnya.

Tercatat ada 20 korban dalam insiden tersebut. Dari 20 orang tersebut, 19 orang siswa dan 1 orang guru.

Dari 20 orang yang menjadi korban, sebanyak 19 orang masih dirawat dan 1 orang telah dipulangkan. Untuk korban yang dirawat, sejumlah 5 orang di RSUD Koja dan 14 korban di RSUD Cilincing.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan selektif dalam menerima informasi yang beredar, Polda Metro Jaya akan selalu memberikan informasi terkini terkait peristiwa ini,” tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang telah buka suara terkait kecelakaan itu. Nanik mengatakan Sony Sanjaya yang juga menjabat Wakil Kepala BGN sedang merapat ke lokasi kejadian.

“Saya meluncur ke TKP, bu,” kata Nanik kepada detikcom menirukan ucapan Sony kepadanya, Kamis (11/12).

Related posts

Polri Tunjukkan Komitmen Transparansi Lewat Uji Publik Keterbukaan Informasi 2025

Khoirul Amin

Kapolda Sumsel Ungkap Data Karhutla: 369 Hotspot, 31 Titik Api dan 214,6 Hektare Terbakar

beritapolisi

Penanganan Karhutla di Sumsel Dilakukan dari Pencegahan hingga Penegakan Hukum Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho. Foto: Dok. Polda Sumsel. Penanganan Karhutla di Sumsel Dilakukan dari Pencegahan hingga Penegakan Hukum Jakarta: Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel) terus dilakukan. Upayanya dilakukan mulai dari pencegahan hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran. “Penanganan karhutla tidak cukup hanya pada saat pemadaman. Ada langkah preemtif, preventif, penegakan hukum, hingga rehabilitasi. Semua menjadi satu rangkaian yang tidak terpisahkan,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dalam keterangan tertulis, Kamis, 10 September 2026. Kapolda menjelaskan, setiap hotspot yang terdeteksi segera diverifikasi menggunakan helikopter, drone, maupun tim darat. Tercatat ada 369 hotspot yang setelah diverifikasi ditemukan 31 titik api hingga Selasa, 8 September 2026. Luas lahan terbakar mencapai 214,6 hektare, dengan 192,5 hektare telah berhasil dipadamkan. Polda Sumsel disebut terus melakukan inovasi dalam pemadaman, termasuk penggunaan formula khusus untuk meningkatkan efektivitas penggunaan air serta melakukan pengecekan dan pendinginan hingga malam hari. Hal itu guna memastikan bara api benar-benar padam. Sandi melanjutkan, Polda Sumsel menggandeng 85 peserta didik Sespim Lemdiklat Polri untuk memperkuat edukasi, pencegahan, sekaligus mendalami penanganan karhutla). Sebanyak 85 peserta didik (serdik) tersebut terdiri atas 13 Serdik Sespimti Polri Dikreg ke-36, 64 Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67, dan delapan Serdik SPPK. Ilustrasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dok. Kementerian Kehutanan Mereka juga mengemban tugas sebagai Satgas Edukasi Polri untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pencegahan dan dampak Karhutla. Lalu, diarahkan mempelajari praktik penanganan di lapangan serta mengidentifikasi permasalahan dan solusi yang dapat direplikasi di wilayah lain. “Kami berharap para peserta didik dapat memberikan masukan, saran maupun inovasi yang konstruktif agar penanganan Karhutla dapat semakin efektif dan maksimal,” ujar Sandi.

beritapolisi

Leave a Comment