26.3 C
Surabaya
21 Oktober 2026
Berita Polisi

Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadhan, Perkuat Sinergitas Polri dan Elemen Masyarakat Jaga Keamanan Ibu Kota

 

Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadhan, Perkuat Sinergitas Polri dan Elemen Masyarakat Jaga Keamanan Ibu Kota

Example 468x60

Jakarta, Kicaunews.com -Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H, jajaran kepolisian melaksanakan kegiatan Apel Siaga Kamtibmas yang berlangsung pada Sabtu, 14 Februari 2026, di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya. Kegiatan ini mengusung tema “Jaga Ibukota Jakarta untuk Indonesia” sebagai bentuk kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif menjelang bulan suci.

Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Irjen Pol Asep Edi Suheri dan dihadiri Wakapolda Metro Jaya, Pejabat Utama Polda Metro Jaya, para Kapolres jajaran, serta melibatkan berbagai unsur masyarakat seperti Potmas, organisasi kemasyarakatan, ojek online, nelayan, Saka Bhayangkara, pelajar, dan Pramuka. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas elemen dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadhan.

Dari jajaran Polres Tangerang Selatan, kegiatan diikuti oleh Kasat Binmas AKP Warno bersama para Kanit Binmas dan Kanit Intel yang mendampingi massa Potensi Masyarakat wilayah Tangerang Selatan. Kehadiran unsur masyarakat tersebut menjadi simbol kuatnya sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadhan.

Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan Apel Siaga Kamtibmas merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel sekaligus memperkuat koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga memerlukan dukungan serta partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. “Melalui sinergitas dan kebersamaan, kami optimis situasi kamtibmas khususnya menjelang Ramadhan dapat terus terjaga dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan Apel Siaga Kamtibmas ini menjadi wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan seluruh unsur masyarakat dapat terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sehingga pelaksanaan ibadah Ramadhan dapat berlangsung dengan khidmat dan penuh kedamaian.

Related posts

Melalui Kegiatan Ekspedisi Darat, SPN Polda Metro Jaya Bentuk Siswa Presisi dan Humanis

beritapolisi

Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas Hadiri Peresmian Gedung Baru Markas Komando Zona Tengah Bakamla RI

beritapolisi

Penanganan Karhutla di Sumsel Dilakukan dari Pencegahan hingga Penegakan Hukum Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho. Foto: Dok. Polda Sumsel. Penanganan Karhutla di Sumsel Dilakukan dari Pencegahan hingga Penegakan Hukum Jakarta: Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel) terus dilakukan. Upayanya dilakukan mulai dari pencegahan hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran. “Penanganan karhutla tidak cukup hanya pada saat pemadaman. Ada langkah preemtif, preventif, penegakan hukum, hingga rehabilitasi. Semua menjadi satu rangkaian yang tidak terpisahkan,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dalam keterangan tertulis, Kamis, 10 September 2026. Kapolda menjelaskan, setiap hotspot yang terdeteksi segera diverifikasi menggunakan helikopter, drone, maupun tim darat. Tercatat ada 369 hotspot yang setelah diverifikasi ditemukan 31 titik api hingga Selasa, 8 September 2026. Luas lahan terbakar mencapai 214,6 hektare, dengan 192,5 hektare telah berhasil dipadamkan. Polda Sumsel disebut terus melakukan inovasi dalam pemadaman, termasuk penggunaan formula khusus untuk meningkatkan efektivitas penggunaan air serta melakukan pengecekan dan pendinginan hingga malam hari. Hal itu guna memastikan bara api benar-benar padam. Sandi melanjutkan, Polda Sumsel menggandeng 85 peserta didik Sespim Lemdiklat Polri untuk memperkuat edukasi, pencegahan, sekaligus mendalami penanganan karhutla). Sebanyak 85 peserta didik (serdik) tersebut terdiri atas 13 Serdik Sespimti Polri Dikreg ke-36, 64 Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67, dan delapan Serdik SPPK. Ilustrasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dok. Kementerian Kehutanan Mereka juga mengemban tugas sebagai Satgas Edukasi Polri untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pencegahan dan dampak Karhutla. Lalu, diarahkan mempelajari praktik penanganan di lapangan serta mengidentifikasi permasalahan dan solusi yang dapat direplikasi di wilayah lain. “Kami berharap para peserta didik dapat memberikan masukan, saran maupun inovasi yang konstruktif agar penanganan Karhutla dapat semakin efektif dan maksimal,” ujar Sandi.

beritapolisi

Leave a Comment