31.7 C
Surabaya
8 September 2026
Berita Polisi

Ditressiber Polda Metro Terima Kunjungan Siswa dan Beri Edukasi Kejahatan Siber

Ditressiber Polda Metro Terima Kunjungan Siswa dan Beri Edukasi Kejahatan Siber

Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya terima kunjungan siswa Sekolah Dasar Kelas 5 dan Kelas 6 Sekolah Cikal dan Mentari Intercultural School Jakarta.
Kegiatan Cyber Goes To School yang dihadiri siswa Sekolah Mentari didampingi orang tua dan guru ke Gedung Direktorat Siber Polda Metro Jaya. (Dok. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya)
Jakarta -Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya menerima kunjungan siswa kelas V dan VI Sekolah Cikal dan Mentari Intercultural School Jakarta dalam rangka kegiatan Primary Years Programme Exhibition. Para siswa dibekali pemahaman tentang berbagai bentuk kejahatan siber yang paling sering menyasar anak sebagai korban, faktor penyebabnya, serta tugas dan fungsi polisi siber.

Kegiatan Cyber Goes To School yang dihadiri siswa Sekolah Cikal didampingi orang tua dan guru ke Gedung Direktorat Siber Polda Metro Jaya. (Dok. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya)

Kegiatan berlangsung di Ruang Ramah Anak Ditressiber Polda Metro Jaya, Jumat (20/2/2026), mulai pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program Jaga Jakarta plus yang digaungkan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri yang bertujuan sebagai bentuk edukasi agar siswa terhindar dari perilaku bullying, kejahatan pornografi, maupun judi online.

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah memberikan pemahaman sejak dini kepada para pelajar mengenai bahaya kejahatan siber serta pentingnya etika dalam bermedia digital. Dalam kegiatan tersebut, para siswa yang terbagi dalam dua kelompok terpisah, diterima oleh Direktur Siber Brigjen Roberto Pasaribu beserta jajaran Kasubdit Ditressiber dan personel siber.

“Kegiatan ini adalah kegiatan preemtip dan preventif Kepolisian sebagai bagian dari program Jaga Jakarta Polda Metro, di mana Bapak Kapolda Irjen Asep Edi Suheri meminta Direktorat Siber memberikan edukasi kepada anak guna mencegah mereka sebagai korban kejahatan teknologi saat ini,” kata Roberto dalam keterangan tertulis.

Acara rutin setiap minggu ini sudah berlangsung sejak September 2025 dan dikemas oleh Direktorat Siber dalam program ‘Cyber Goes To School’. Selain edukasi diberikan dalam bentuk tutorial ke sekolah, para siswa diundang untuk melihat polisi siber dalam bekerja menangani kejahatan dunia maya.

Kegiatan Cyber Goes To School yang dihadiri siswa Sekolah Cikal didampingi orangtua dan guru ke Gedung Direktorat Siber Polda Metro Jaya. (Dok. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya)

Para siswa yang didampingi oleh perwakilan guru sekolah Cikal dan Mentari berserta perwakilan orang tua murid diberi pengetahuan bagaimana mengenal modus pelaku yang menyasar anak sebagai korban kejahatan siber yang dikenal dengan istilah ‘grooming‘.

Para siswa juga diberi edukasi mengenai bahaya permainan daring yang mengarah ke perjudian dan bahaya kejahatan cyber bullying atau perundungan di dunia maya.

Selain itu, siswa diberi kesempatan melihat-lihat sarana pendukung kegiatan polisi siber dan ruangan khusus penanganan anak sebagai korban kejahatan online yang dikelola satuan tugas khusus siber bernama Jakarta Internet Crimes Against Children (JICAC) Siber Metro Jaya serta para siswa diberikan pengetahuan melalui permainan edukatif selama kunjungan berlangsung.

Pengenalan Ruang Khusus Penanganan Anak Sebagai Korban Kejahatan Siber di bawah satuan tugas khusus JICAC (Jakarta Internet Crimes Against Children) Siber Metro Jaya. (Dok. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya)

Materi edukasi diberikan secara bergantian oleh para polisi yang bersertifikasi ahli dipimpin oleh Kompol Mohammad Fajar selaku Kasubdit 2. Selain pemaparan materi, kegiatan diisi sesi tanya jawab. Para siswa aktif bertanya mengenai isu-isu siber yang dibahas, dengan menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Ditressiber Polda Metro Jaya berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat meningkatkan literasi digital, baik bagi anak-anak, generasi muda, orang tua maupun guru. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran akan pentingnya penggunaan internet secara bijak dan bertanggung jawab untuk mencegah anak sebagai korban kejahatan siber di kemudian hari.

Related posts

Kapolda Sumsel Sandi Nugroho Gembleng Karakter Siswa Taruna Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045 Polda Sumatera Selatan (Sumsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembekalan karakter dan kepemimpinan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr Sandi Nugroho SIK SH MHum, dalam kegiatan “Jumpa Tokoh” bersama para siswa SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Pagar Alam, H Ludi Oliansyah ST, Kepala SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil, para Pejabat Utama Polda Sumsel, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tenaga pendidik, dan para siswa kelas XI SMA Taruna Nusantara. Dalam pembekalannya, Kapolda Sumatera Selatan menekankan bahwa keberhasilan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda yang memiliki karakter kuat, integritas tinggi, disiplin, serta jiwa kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman. “Bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia harus kita dipersiapkan sejak dini agar menjadi modal pembangunan nasional,” Dalam kegiatan tersebut, ia mengingatkan para siswa mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital, mulai dari penyalahgunaan teknologi, judi online, penyalahgunaan narkoba, perundungan (*bullying*), hingga cyberbullying. Oleh karena itu menurutnya pendidikan karakter menjadi benteng utama agar generasi penerus bangsa tetap memiliki moral, etika, dan rasa tanggung jawab terhadap masa depan Indonesia. “Apa yang dilakukan hari ini adalah langkah untuk membentuk karakter, memperkuat integritas, serta mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin bangsa yang unggul, karena mereka merupakan generasi yang pada tahun 2045 akan berada pada usia produktif. ,” terangnya Kapolda. Selain memberikan pembekalan, Kapolda Sumsel juga berdialog secara interaktif dengan para siswa melalui sesi tanya jawab mengenai kepemimpinan, wawasan kebangsaan, perkembangan teknologi, serta tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa mendatang. Sementara Kepala SMA Taruna Nusantara Pagar Alam Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Kapolda Sumatera Selatan terhadap dunia pendidikan. “Kehadiran Kapolda merupakan bentuk nyata sinergi antara institusi keamanan dan lembaga pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda. Pembekalan seperti ini memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, serta wawasan kebangsaan sebagai bekal menjadi pemimpin Indonesia di masa depan,” terangnya. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya SIK MH, mengungkapkan bahwa pembinaan karakter generasi muda merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia di bidang pembangunan sumber daya manusia. “Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan merupakan langkah strategis dalam mencetak generasi yang berintegritas, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi penggerak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya. Terakhir dia sampaikan bahwa kehadiran Polri di lingkungan pendidikan merupakan wujud nyata peran kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga berkontribusi membangun ketahanan sosial, memperkuat karakter kebangsaan, serta mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat mengancam masa depan bangsa. Oleh karena itu, melalui kegiatan “Jumpa Tokoh” di SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Polda Sumsel berkomitmen untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan karakter generasi muda. “Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan diharapkan terus berlanjut sebagai fondasi dalam mencetak pemimpin bangsa yang unggul, berintegritas, berdaya saing global, serta mampu menjaga persatuan, stabilitas keamanan, dan kemajuan Indonesia di masa depan,” tutupnya Nandang

beritapolisi

Brimob Polda Metro Jaya Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan di Jakpus

Khoirul Amin

Demo Di Jakarta Polwan Polda Metro Jaya Sapa Pejuang Aspirasi

beritapolisi

Leave a Comment