28 C
Surabaya
29 September 2026
Berita Polisi

Ditressiber Polda Metro Terima Kunjungan Siswa dan Beri Edukasi Kejahatan Siber

Ditressiber Polda Metro Terima Kunjungan Siswa dan Beri Edukasi Kejahatan Siber

Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya terima kunjungan siswa Sekolah Dasar Kelas 5 dan Kelas 6 Sekolah Cikal dan Mentari Intercultural School Jakarta.
Kegiatan Cyber Goes To School yang dihadiri siswa Sekolah Mentari didampingi orang tua dan guru ke Gedung Direktorat Siber Polda Metro Jaya. (Dok. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya)
Jakarta -Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya menerima kunjungan siswa kelas V dan VI Sekolah Cikal dan Mentari Intercultural School Jakarta dalam rangka kegiatan Primary Years Programme Exhibition. Para siswa dibekali pemahaman tentang berbagai bentuk kejahatan siber yang paling sering menyasar anak sebagai korban, faktor penyebabnya, serta tugas dan fungsi polisi siber.

Kegiatan Cyber Goes To School yang dihadiri siswa Sekolah Cikal didampingi orang tua dan guru ke Gedung Direktorat Siber Polda Metro Jaya. (Dok. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya)

Kegiatan berlangsung di Ruang Ramah Anak Ditressiber Polda Metro Jaya, Jumat (20/2/2026), mulai pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program Jaga Jakarta plus yang digaungkan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri yang bertujuan sebagai bentuk edukasi agar siswa terhindar dari perilaku bullying, kejahatan pornografi, maupun judi online.

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah memberikan pemahaman sejak dini kepada para pelajar mengenai bahaya kejahatan siber serta pentingnya etika dalam bermedia digital. Dalam kegiatan tersebut, para siswa yang terbagi dalam dua kelompok terpisah, diterima oleh Direktur Siber Brigjen Roberto Pasaribu beserta jajaran Kasubdit Ditressiber dan personel siber.

“Kegiatan ini adalah kegiatan preemtip dan preventif Kepolisian sebagai bagian dari program Jaga Jakarta Polda Metro, di mana Bapak Kapolda Irjen Asep Edi Suheri meminta Direktorat Siber memberikan edukasi kepada anak guna mencegah mereka sebagai korban kejahatan teknologi saat ini,” kata Roberto dalam keterangan tertulis.

Acara rutin setiap minggu ini sudah berlangsung sejak September 2025 dan dikemas oleh Direktorat Siber dalam program ‘Cyber Goes To School’. Selain edukasi diberikan dalam bentuk tutorial ke sekolah, para siswa diundang untuk melihat polisi siber dalam bekerja menangani kejahatan dunia maya.

Kegiatan Cyber Goes To School yang dihadiri siswa Sekolah Cikal didampingi orangtua dan guru ke Gedung Direktorat Siber Polda Metro Jaya. (Dok. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya)

Para siswa yang didampingi oleh perwakilan guru sekolah Cikal dan Mentari berserta perwakilan orang tua murid diberi pengetahuan bagaimana mengenal modus pelaku yang menyasar anak sebagai korban kejahatan siber yang dikenal dengan istilah ‘grooming‘.

Para siswa juga diberi edukasi mengenai bahaya permainan daring yang mengarah ke perjudian dan bahaya kejahatan cyber bullying atau perundungan di dunia maya.

Selain itu, siswa diberi kesempatan melihat-lihat sarana pendukung kegiatan polisi siber dan ruangan khusus penanganan anak sebagai korban kejahatan online yang dikelola satuan tugas khusus siber bernama Jakarta Internet Crimes Against Children (JICAC) Siber Metro Jaya serta para siswa diberikan pengetahuan melalui permainan edukatif selama kunjungan berlangsung.

Pengenalan Ruang Khusus Penanganan Anak Sebagai Korban Kejahatan Siber di bawah satuan tugas khusus JICAC (Jakarta Internet Crimes Against Children) Siber Metro Jaya. (Dok. Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya)

Materi edukasi diberikan secara bergantian oleh para polisi yang bersertifikasi ahli dipimpin oleh Kompol Mohammad Fajar selaku Kasubdit 2. Selain pemaparan materi, kegiatan diisi sesi tanya jawab. Para siswa aktif bertanya mengenai isu-isu siber yang dibahas, dengan menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Ditressiber Polda Metro Jaya berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat meningkatkan literasi digital, baik bagi anak-anak, generasi muda, orang tua maupun guru. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran akan pentingnya penggunaan internet secara bijak dan bertanggung jawab untuk mencegah anak sebagai korban kejahatan siber di kemudian hari.

Related posts

Media Polisi : Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadhan Dan Jaga Ibukota Jakarta

Khoirul Amin

Kapolda Sumsel Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dalam Penanganan Karhutla Tribratanews.polri.go.id – PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Selain melakukan pemadaman terhadap titik api yang masih aktif, langkah pencegahan dan mitigasi di wilayah rawan juga terus dimaksimalkan agar kebakaran tidak meluas maupun muncul di kawasan baru. Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menyampaikan hal tersebut usai mengikuti kegiatan Salat Istisqa bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Griya Agung, Palembang, Selasa (25/8/2026). Kapolda mengatakan, kolaborasi seluruh pihak menjadi bagian penting dalam pengendalian Karhutla di Sumatera Selatan. Kerja bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, stakeholder terkait serta masyarakat terus diperkuat dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. “Kolaborasinya luar biasa. Pencegahannya kita maksimalkan. Yang masih nyala kita padamkan. Yang di depan kita juga akan kita mitigasi agar jangan sampai terbakar juga,” ujar Kapolda. Menurut Kapolda, upaya penanganan dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan pencegahan, pemadaman serta penegakan hukum. Hingga saat ini, sebanyak 17 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam penanganan perkara terkait Karhutla. Kapolda juga menyampaikan bahwa terdapat perkara yang telah dituntaskan, sementara sejumlah perkara lainnya masih dalam proses penanganan. Penegakan hukum tersebut tetap berjalan beriringan dengan upaya pencegahan dan penanganan titik api di lapangan. “Mudah-mudahan ketika kita sudah berbuat bersama dengan Pak Kajati, dengan Pak Gubernur, semuanya sudah baik,” katanya. Di sisi penanganan lapangan, Kapolda menjelaskan masih terdapat kawasan yang membutuhkan perhatian. Karena itu, pemadaman pada lokasi yang masih terdapat titik api serta mitigasi terhadap kawasan yang berpotensi terbakar terus dilakukan bersama seluruh unsur terkait. Kegiatan Salat Istisqa yang diikuti Kapolda Sumsel bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama di tengah upaya penanganan Karhutla. Sementara di lapangan, langkah operasional berupa pencegahan, mitigasi, pemadaman dan penegakan hukum terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan, pengendalian Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat karena pencegahan menjadi salah satu langkah penting untuk menekan munculnya kebakaran baru. “Polda Sumsel bersama jajaran akan terus mengoptimalkan langkah pencegahan, pemadaman dan mitigasi, sekaligus melakukan penegakan hukum terhadap perkara Karhutla yang ditangani. Kami juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujar Nandang. Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, stakeholder terkait hingga masyarakat harus terus diperkuat. Partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi mengenai munculnya titik api maupun potensi kebakaran juga diperlukan agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. Polda Sumsel memastikan pengendalian Karhutla akan terus dilakukan secara terpadu melalui langkah preventif, respons cepat terhadap titik api dan penegakan hukum. Kolaborasi seluruh unsur diharapkan mampu menekan risiko kebakaran sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan di Sumatera Selatan.

beritapolisi

Polisi Berhasil Gagalkan Rencana Kerusuhan May Day 2026, Sita Bom Molotov hingga Paku Beton

beritapolisi

Leave a Comment