29 C
Surabaya
18 Oktober 2026
Berita Polisi

Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Daerah Bitung

Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Daerah Bitung

Makassar. Sumber ilustrasi: SHUTTERSTOCK via KOMPAS.com/Andreawan Tarigan
Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan

Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Bitung mendapatkan penanganan cepat dari jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga serta kelestarian lingkungan, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulut terjun langsung ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.

Langkah tanggap darurat ini membuktikan bahwa Ditpolairud Polda Sulut tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah perairan dan udara, tetapi juga selalu siaga menghadapi potensi bencana darat saat masyarakat membutuhkan.

 

 

Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan
Ditpolairud Polda Sulut Gerak Cepat Tangani Karhutla di Bitung, Bukti Nyata Kesiapsiagaan di Segala Medan

 

Aksi Tanggap dan Sinergi di Lapangan

Begitu menerima informasi munculnya titik api di Bitung, tim Ditpolairud Polda Sulut langsung bergerak ke titik lokasi kejadian dengan membawa peralatan pemadaman darurat. Di lapangan, para personel bahu-membahu bersama instansi terkait dan warga setempat melakukan tindakan terukur:

Melokalisasi Area Kebakaran: Membuat sekat bakar darurat untuk memutus perambatan api agar tidak menyebar ke pemukiman warga maupun kawasan hutan sekitar.

Pemadaman dan Pendinginan Lahan: Memanfaatkan sumber air terdekat serta alat pemadam portabel untuk memadamkan titik api utama hingga bara di area terjal.

Penyisiran Titik Sekam: Memastikan sisa-sisa asap benar-benar padam guna mengantisipasi potensi timbulnya api susulan akibat tiupan angin kencang.

Mencegah Dampak Buruk bagi Masyarakat

Penanganan cepat ini merupakan langkah krusial untuk mencegah dampak kerugian yang lebih luas. Selain merusak ekosistem dan flora-fauna lokal, bahaya asap Karhutla dapat mengganggu kesehatan masyarakat, memicu penyakit saluran pernapasan (ISPA), serta mengganggu aktivitas transportasi darat dan udara.

Imbauan dan Komitmen Layanan

Sesuai dengan semangat “Sigap bertindak, hadir untuk masyarakat”, Ditpolairud Polda Sulut juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan saat membuka kawasan pertanian atau membuang puntung rokok sembarangan di area kering.

Melalui kepedulian dan kesiapsiagaan tinggi tanpa memandang batas medan, Ditpolairud Polda Sulut berkomitmen untuk terus menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelestarian alam di bumi Nyiur Melambai.

 

Related posts

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Pimpin Apel Kebangsaan Banser Perkuat Sinergi Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Khoirul Amin

Kapolda Sumsel Dorong Pembinaan Atlet INKANAS untuk Tingkatkan Prestasi

beritapolisi

Kapolda Sumsel Sandi Nugroho Gembleng Karakter Siswa Taruna Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045 Polda Sumatera Selatan (Sumsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembekalan karakter dan kepemimpinan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr Sandi Nugroho SIK SH MHum, dalam kegiatan “Jumpa Tokoh” bersama para siswa SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Pagar Alam, H Ludi Oliansyah ST, Kepala SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil, para Pejabat Utama Polda Sumsel, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tenaga pendidik, dan para siswa kelas XI SMA Taruna Nusantara. Dalam pembekalannya, Kapolda Sumatera Selatan menekankan bahwa keberhasilan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda yang memiliki karakter kuat, integritas tinggi, disiplin, serta jiwa kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman. “Bonus demografi yang akan dinikmati Indonesia harus kita dipersiapkan sejak dini agar menjadi modal pembangunan nasional,” Dalam kegiatan tersebut, ia mengingatkan para siswa mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital, mulai dari penyalahgunaan teknologi, judi online, penyalahgunaan narkoba, perundungan (*bullying*), hingga cyberbullying. Oleh karena itu menurutnya pendidikan karakter menjadi benteng utama agar generasi penerus bangsa tetap memiliki moral, etika, dan rasa tanggung jawab terhadap masa depan Indonesia. “Apa yang dilakukan hari ini adalah langkah untuk membentuk karakter, memperkuat integritas, serta mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin bangsa yang unggul, karena mereka merupakan generasi yang pada tahun 2045 akan berada pada usia produktif. ,” terangnya Kapolda. Selain memberikan pembekalan, Kapolda Sumsel juga berdialog secara interaktif dengan para siswa melalui sesi tanya jawab mengenai kepemimpinan, wawasan kebangsaan, perkembangan teknologi, serta tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa mendatang. Sementara Kepala SMA Taruna Nusantara Pagar Alam Brigjen TNI Mochammad Ghoffar Ngismangil menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Kapolda Sumatera Selatan terhadap dunia pendidikan. “Kehadiran Kapolda merupakan bentuk nyata sinergi antara institusi keamanan dan lembaga pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda. Pembekalan seperti ini memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, serta wawasan kebangsaan sebagai bekal menjadi pemimpin Indonesia di masa depan,” terangnya. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya SIK MH, mengungkapkan bahwa pembinaan karakter generasi muda merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia di bidang pembangunan sumber daya manusia. “Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan merupakan langkah strategis dalam mencetak generasi yang berintegritas, disiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi penggerak pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya. Terakhir dia sampaikan bahwa kehadiran Polri di lingkungan pendidikan merupakan wujud nyata peran kepolisian yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga berkontribusi membangun ketahanan sosial, memperkuat karakter kebangsaan, serta mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat mengancam masa depan bangsa. Oleh karena itu, melalui kegiatan “Jumpa Tokoh” di SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Polda Sumsel berkomitmen untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui pembangunan karakter generasi muda. “Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan diharapkan terus berlanjut sebagai fondasi dalam mencetak pemimpin bangsa yang unggul, berintegritas, berdaya saing global, serta mampu menjaga persatuan, stabilitas keamanan, dan kemajuan Indonesia di masa depan,” tutupnya Nandang

beritapolisi

Leave a Comment