Berita Polisi

Ditpolairud Polda Sulut Bersama Masyarakat Gelar Aksi Bersih Pantai Di Labuan Uki

Ditpolairud Polda Sulut Bersama Masyarakat Gelar Aksi Bersih Pantai Di Labuan Uki

| Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara melalui personel KP XV-2010 bersama masyarakat melaksanakan kegiatan bersih-bersih pantai di Desa Labuan Uki, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan kawasan pesisir sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Personel Ditpolairud Polda Sulut bersama warga terlibat langsung dalam kegiatan membersihkan lingkungan pantai.
Aksi bersih pantai ini menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pengamanan wilayah perairan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.
Dalam kegiatan tersebut, kru KP XV-2010 bersama masyarakat setempat bergotong royong membersihkan area pantai dari sampah yang berpotensi mengganggu kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir.
Direktur Polairud Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, menyampaikan apresiasi kepada personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas kepolisian.
“Apresiasi kepada seluruh anggota Ditpolairud yang terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. Tugas Polairud bukan hanya di laut, tetapi juga hadir bersama masyarakat untuk menjaga lingkungan dan membangun kebersamaan,” ujar Bayuaji.
Melalui kegiatan ini, Ditpolairud Polda Sulut berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan pantai dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Lingkungan pesisir yang bersih merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dijaga secara berkelanjutan.
Kegiatan bersih pantai di Desa Labuan Uki tersebut menjadi wujud komitmen Ditpolairud Polda Sulut dalam mendukung terciptanya lingkungan pesisir yang bersih, sekaligus memperkuat semangat “Polisi Bersama Masyarakat” melalui kegiatan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

Related posts

Kapolda Sumsel Pimpin Pemusnahan 397 Pucuk Senpi Ilegal Hasil Barang Bukti

beritapolisi

Peringati Sumpah Pemuda, Polda Metro dan Mahasiswa Gelar Deklarasi di HI

admin

Kapolda Sumsel Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dalam Penanganan Karhutla Tribratanews.polri.go.id – PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Selain melakukan pemadaman terhadap titik api yang masih aktif, langkah pencegahan dan mitigasi di wilayah rawan juga terus dimaksimalkan agar kebakaran tidak meluas maupun muncul di kawasan baru. Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menyampaikan hal tersebut usai mengikuti kegiatan Salat Istisqa bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Griya Agung, Palembang, Selasa (25/8/2026). Kapolda mengatakan, kolaborasi seluruh pihak menjadi bagian penting dalam pengendalian Karhutla di Sumatera Selatan. Kerja bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, stakeholder terkait serta masyarakat terus diperkuat dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. “Kolaborasinya luar biasa. Pencegahannya kita maksimalkan. Yang masih nyala kita padamkan. Yang di depan kita juga akan kita mitigasi agar jangan sampai terbakar juga,” ujar Kapolda. Menurut Kapolda, upaya penanganan dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan pencegahan, pemadaman serta penegakan hukum. Hingga saat ini, sebanyak 17 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam penanganan perkara terkait Karhutla. Kapolda juga menyampaikan bahwa terdapat perkara yang telah dituntaskan, sementara sejumlah perkara lainnya masih dalam proses penanganan. Penegakan hukum tersebut tetap berjalan beriringan dengan upaya pencegahan dan penanganan titik api di lapangan. “Mudah-mudahan ketika kita sudah berbuat bersama dengan Pak Kajati, dengan Pak Gubernur, semuanya sudah baik,” katanya. Di sisi penanganan lapangan, Kapolda menjelaskan masih terdapat kawasan yang membutuhkan perhatian. Karena itu, pemadaman pada lokasi yang masih terdapat titik api serta mitigasi terhadap kawasan yang berpotensi terbakar terus dilakukan bersama seluruh unsur terkait. Kegiatan Salat Istisqa yang diikuti Kapolda Sumsel bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama di tengah upaya penanganan Karhutla. Sementara di lapangan, langkah operasional berupa pencegahan, mitigasi, pemadaman dan penegakan hukum terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan, pengendalian Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat karena pencegahan menjadi salah satu langkah penting untuk menekan munculnya kebakaran baru. “Polda Sumsel bersama jajaran akan terus mengoptimalkan langkah pencegahan, pemadaman dan mitigasi, sekaligus melakukan penegakan hukum terhadap perkara Karhutla yang ditangani. Kami juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujar Nandang. Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, stakeholder terkait hingga masyarakat harus terus diperkuat. Partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi mengenai munculnya titik api maupun potensi kebakaran juga diperlukan agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. Polda Sumsel memastikan pengendalian Karhutla akan terus dilakukan secara terpadu melalui langkah preventif, respons cepat terhadap titik api dan penegakan hukum. Kolaborasi seluruh unsur diharapkan mampu menekan risiko kebakaran sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan di Sumatera Selatan.

beritapolisi

Leave a Comment